JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mendag Gandeng TNI dan Polri Berantas Mafia Beras

Mendag Gandeng TNI dan Polri Berantas Mafia Beras

221
BAGIKAN

 

HARGA BERAS NAIK-Seorang pedagang beras tengah menunggu pelanggannya di Pasar Legi, Solo, Kamis (18/7). Jelang Hari raya idul fitri Harga sembako mulai merangkak naik, termasuk beras yang naik Rp. 200,- per kilogram untuk semua jenis beras. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
Ilustrasi | dok.Joglosemar

JAKARTA – Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menggandeng TNI dan Polri untuk memberantas mafia beras agar tidak terjadi kebocoran termasuk saat operasi pasar.

“Kami bekerja sama dengan Kapolri dan Panglima TNI (Jenderal TNI Moeldoko,red) bagaimana memberantas mafia beras ini,” kata Rachmat Gobel saat di Gudang Bulog DIvre DKI Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Ia akan melakukan tindakan hukum dan pencabutan izin jika ditemukan pengusaha menaikkan harga dan penimbunan beras milik pemerintah. “Jika ditemukan menyalurkan beras atau menahan beras akan ditindak. Kami sudah berikan sinyal jangan main-main, jika tidak diindahkan akan ditindak karena membuat keresahan,” kata Rachmat Gobel.

Selain memberantas mafia beras, lanjutnya, maka pihaknya akan melakukan operasi pasar beras melalui Bulog. “Operasi pasar terus dilakukan Bulog agar harga yang ditentukan pemerintah bisa sama ketika sampai ke masyarakat,” katanya.

Rachmat juga menegaskan pihaknya menggandeng TNI-Polri untuk mengawasi operasi pasar ini agar tidak ada kebocoran.

Antara