JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Meski Ganti Presiden, Jika Drainase Buruk, Jakarta Tetap Saja Banjir

Meski Ganti Presiden, Jika Drainase Buruk, Jakarta Tetap Saja Banjir

221
BAGIKAN
Banjir IbukotaSejumlah kendaraan menerobos banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Air Mancur, Jakarta, Senin (9/2). Akibat hujan deras berkepanjangan yang mengguyur Jakarta, menyebabkan sebagian wilayah tergenang. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Banjir IbukotaSejumlah kendaraan menerobos banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Air Mancur, Jakarta, Senin (9/2). Akibat hujan deras berkepanjangan yang mengguyur Jakarta, menyebabkan sebagian wilayah tergenang. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

JAKARTA– Meski sudah beberapa kali ganti presiden, banjir tetap saja menggenangi Ibu Kota. Banjir di Jakarta terjadi akibat luapan air sungai dan buruknya drainase. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Banjir Jakarta bukan saja disebabkan oleh luapan sungai. Tapi buruknya drainase perkotaan dan tata ruang yang tak terkendali yang menyebabkan banjir makin sulit ditangani,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan tertulis, Senin (9/2/2015).

Dijelaskan Sutopo, titik genangan air di Jakarta timbul akibat drainase perkotaan yang kurang mampu mengalirkan air permukaan ke sungai. Banyak masalah terkait drainase seperti kecilnya kapasitas, sedimentasi, tertutup sampah dan lainnya.

Sutopo mengimbau warga selalu siaga terhadap dampak hujan yang akan mengguyur Jakarta hingga sore nanti. Bagi warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, yakni di Kampung Pulo, Gang Arus, dan Pengadegan harus waspada terhadap banjir.

detikNews|Salmah Muslimah