JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Minuman Keras Palsu Produk Boyolali Diracik Perempuan Apoteker

Minuman Keras Palsu Produk Boyolali Diracik Perempuan Apoteker

262
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan minuman keras impor palsu yang pabriknya di Kabupaten Boyolali digerebek Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng beberapa waktu lalu, dijual dengan harga murah, antara Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Dijual Rp80 ribu sampai Rp100 ribu ke tempat hiburan di Magelang,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Komisaris Besar Djoko Purbo di Semarang, Senin (9/2/2015).

Pengelola tempat hiburan yang membeli produk oplosan tersebut, kata dia, selanjutnya menjual kembali dengan harga yang sama dengan produk asli.

Dalam penggerebekan pabrik minuman keras impor oplosan tersebut, polisi menahan seorang perempuan berinisial TW (48), warga Jalan Merbabu, Kabupaten Boyolali, pemilik usaha itu.

Berbekal pengetahuan di bidang farmasi serta pengalaman bekerja sebagai asisten apoteker, kata Djoko, TW memulai bisnis rumahan minuman keras palsu.

Ia menjelaskan komposisi minuman keras palsu tersebut, terdiri atas 85 persen alkohol yang dicampur dengan air dan perasa.

Oplosan tersebut, kata dia, diwadahi botol yang dipasangi label seperti produk aslinya.

“Sudah sejak dua tahun lalu. Produksinya dilakukan setiap ada pesanan,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan serta Pasal 204 KUHP tentang Tindak Pidana Penjualan Minuman Keras Tanpa Izin.

Antara | IC Senjaya