JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Miss Universe Ditagih Janjinya Soal Perdamaian Kolombia

Miss Universe Ditagih Janjinya Soal Perdamaian Kolombia

241
BAGIKAN
Miss Colombia Paulina Vega dipakaikan tiara Miss Universe 2015 oleh ratu kecantikan tahun sebelumnya (AFP)
Miss Colombia Paulina Vega dipakaikan tiara Miss Universe 2015 oleh ratu kecantikan tahun sebelumnya (AFP)

KOLOMBIA– Dalam ajang Miss Universe, Paulina Vega menyebutkan ingin menyaksikan perdamaian di Kolombia. Pemberontak dari milisi Farc di Kolombia mengundang Miss Universe yang baru dinobatkan untuk membantu perundingan damai mereka dengan pemerintah.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan dalam situs mereka, kelompok ini menerima tawaran ratu kecantikan asal Kolombia Paulina Vega yang disampaikan ketika menang di ajang Miss Universe.

Sejauh ini Vega belum merespon pernyataan tersebut, sedangkan Farc juga tidak menjelaskan bagaimana dia dapat membantu perundingan damai itu.

Kelompok anti-pemerintah ini telah bergerilya sejak 50 tahun terakhir.

Perundingan damai dilakukan sejak November 2012 di Havana.

Perwakilan kedua pihak berupaya untuk menuntaskan perundingan tetapi menemui jalan buntu.Pemberontakan Farc terjadi sejak 1964, dan menewaskan 220.000 orang

Kesepakatan yang telah dicapai yaitu masalah reformasi agraria dan membawa Farc ke dalam politik formal, tetapi kesepakatan perdamaian tersebut sulit untuk diterapkan.

Dalam wawancara di ajang Miss Universe, Paulina Vega mengatakan menunggu untuk menyaksikan perdamaian di Kolombia.

Dalam pernyataannya, pemberontak Farc mengatakan menyambut “keinginan” Vega untuk berkunjung ke Havana, dan menambahkan : “Kami mengundang Anda dalam kunjungan Anda untuk menyampaikan perkembangan mengenai pembicaraan damai.”

Koresponden BBC di Havana, Will Grant, mengatakan reaksi kelompok pemberontak terhadap Vega sangat mengejutkan.

Mereka mungkin merasa dia dapat membawa sesuatu yang baru untuk mengatasi mandegnya perundingan, tambah Grant.

Sekitar 220.000 orang, sebagian besar warga sipil, tewas sejak pemberontakan Farc terjadi pada 1964 lalu.

Detiknews