JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mulai April Kereta Api Bakal Berhenti di Stasiun Telawa Boyolali

Mulai April Kereta Api Bakal Berhenti di Stasiun Telawa Boyolali

3525
BAGIKAN
Ilustrasi: Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi: Maksum Nur Fauzan

SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia Daops IV Semarang menyatakan Stasiun Brumbung, Demak dan Stasiun Telawa, Boyolali, Jawa Tengah, kembali menjadi pemberhentian kereta api.

“Seiring perubahan grafik perjalanan kereta api (gapeka), ada beberapa perubahan dalam pola pemberhentian KA-KA ekonomi,” kata Kepala PT KAI Daops IV Semarang Wawan Ariyanto di Semarang, Senin (23/2/2015).

Mulai 1 April 2015, kata dia, Gapeka 2015-2016 akan diberlakukan secara nasional menggantikan gapeka sebelumnya, salah satunya terjadi perubahan dalam pola pemberhentian KA di stasiun. Pada gapeka sebelumnya, kata dia, terdapat KA yang berjalan langsung atau tidak berhenti di beberapa stasiun di Pulau Jawa untuk menjaga keamanan dan kenyamanan melalui sterilisasi stasiun.

“Karena saat ini kondisi stasiun-stasiun itu dinilai sudah baik maka beberapa KA kembali berhenti di beberapa stasiun, yakni Brumbung, Telawa, dan Comal untuk memenuhi permintaan masyarakat,” katanya.

Stasiun Comal, kata dia, menjadi tempat pemberhentian KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto, sedangkan Stasiun Telawa dan Brumbung menjadi tempat persinggahan KA Kalijaga relasi Semarang-Solo lagi. Untuk wilayah Daops IV Semarang, perubahan juga terjadi pada KA Kertajaya (Jakarta-Surabaya), KA Matarmaja (Jakarta-Malang), dan KA Brantas (Jakarta-Kediri) yang tak lagi berhenti di Stasiun Poncol.

“Pemberhentian ketiga KA itu akan dialihkan dari Stasiun Poncol ke Stasiun Tawang. Sebaliknya, KA Jayabaya jurusan Jakarta-Malang tidak lagi berhenti di Stasiun Tawang, namun Stasiun Poncol,” katanya.

Menurut Wawan, perubahan jadwal naik-turun penumpang itu juga dikarenakan adanya perubahan tempat bongkar muat angkutan barang hantaran paket (BHP) dari Stasiun Poncol ke Stasiun Tawang, Semarang.

Antara