JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mulai Tahun Ini Izin Pendirian UKM Cukup di Kecamatan

Mulai Tahun Ini Izin Pendirian UKM Cukup di Kecamatan

217
BAGIKAN
Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga | ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga | ANTARA FOTO/Andika Wahyu

SOLO – Mulai tahun ini, perizinan pendirian usaha kecil menengah (UKM) dibuat lebih ringkas. Kini para wirausahawan baru cukup mengajukan izin di kecamatan tempatnya membuka usaha. Karenanya, Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Menkop UMKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga meminta pemerintah daerah (Pemda) segera bersiap dengan perubahan tersebut.

“Kalau untuk Solo, mungkin tidak ada kesulitan. Namun, di daerah lain ini masih jadi persoalan. Kami juga sudah bersurat ke seluruh gubernur, walikota dan bupati terkait program ini. Kami harap semua segera bisa melaksanakannya,” ungkap Puspayoga.

Hal itu disampaikan saat bertatap muka dengan pelaku UKM dan pengusaha Solo, di Omah Sinten Heritage, Sabtu (6/2/2015).

Menurutnya, program yang sudah diluncurkan sejak akhir Januari 2015 itu juga dikoordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Sebagai awalan, program tersebut baru dilaksanakan di DKi Jakarta.

“Namun dalam waktu dekat daerah lain juga akan menyusul. Jadi, pelaku UKM tinggal datang ke kecamatan membawa sejumlah persyaratan untuk dicek. Nanti tinggal kecamatan mengerluarkan selembar kertas perizinan dan semuanya gratis,” jelasnya.

Surat izin itu kemudian dibawa ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) di wilayah setempat untuk dikeluarkan kartu khusus. Dengan kartu itu, pelaku usaha akan lebih mudah mendapat akses perbankan yang selama ini masih menjadi kendala bagi wirausahawan baru.

Dalam kunjungannya di Solo, Mantan Gubernur Bali itu juga menyempatkan melihat geliat sentra batik di Kampung Kauman. Selain itu, menteri beserta rombongan juga melihat usaha pengolahan kerajinan limbah koran di Kadipiro.

Dini Tri Winaryani