JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasib Mulyono, Karyawan RSUD Dr Moewardi Korban Rafting Kali Progo Masih Misteri

Nasib Mulyono, Karyawan RSUD Dr Moewardi Korban Rafting Kali Progo Masih Misteri

674
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO– Mulyono (44), Karyawan RSUD Dr Moewardi, Solo dikabarkan hilang, dan belum ada kejelasan kabar hingga sekarang. Peristiwa itu bermula saat perahu rafting atau arum jeram yang ia tumpangi bersama enam rekannya di Kali Progo, Kawasan Ancol Bligo, Magelang terbalik pada Minggu (8/2/2015).

Meski belum ada kabar pasti, Mulyono (44) diyakini sudah meninggal dalam musibah itu. Terlihat bendera tanda duka berwarna kuning sudah terpampang dipinggir jalan depan kediamannya. Kerabat dan tetangga korban tampak berkumpul dirumah korban yang beralamatkan di Dusun Mojosari RT 1 RW 6 Desa Polokarto Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin (9/2/2015) menunggu kabar selanjutnya. Hingga kemarin siang, keluarga belum mendapat kabar pasti tentang nasib yang dialami suami Sri Mulyani (41) itu.

Ayahanda Mulyono, Yoso Suprapto (74) nampak harap-harap cemas menanti kabar selanjutnya. Raut wajah keluarga lainnya juga mengisyaratkan hal yang sama. Masih terbesit asa, Mulyono ditemukan selamat dari musibah tersebut. Meski demikian, keluarga akan pasrah jika harus mendengar kabar terburuk.

Dengan sesekali meneteskan air mata, Yoso Suprapto berkisah, seperti biasanya, Muyono selalu berpamitan sebelum berangkat bepergian. Dia tidak mengira cium tangan anak sulungya itu berbuah kabar duka. Mulyono berpamitan ketika Yoso Suprapto sedang menjemur hasil panen kacang dihalaman rumahnya. Karyawan di UGD RSUD Dr Moewardi itu berpamitan untuk pergi ke Yogyakarta bersama rekan-rekan kerjanya menggunakan bus.

Bapak dua anak itu tidak berpamitan pergi berwisata dan mengikuti olahraga ekstrim arung jeram saat cuaca seperti sekarang ini. “Tidak ada firasat apa-apa. Seperti biasa anak saya itu (Mulyono-red) selalu pamit dan cium tangan setiap mau pergi,” kata Yoso Suprapto dengan bahasa jawa.

Firasat buruk justru terlintas saat Yoso Suprapto sedang menggarap sawahnya. Sekitar pukul 15.00, anak bungsunya menyusul dan memintanya pulang. Di kediaman Mulyono, rekan seprofesi anak sulungnya itu mengabarkan, jika perahu karet yang ditumpangi Mulyono bersama enam rekanya di Kali Progo terbalik dan enam rekannya selamat. Namun, sejauh ini baru mendapat kabar bahwa pelampung yang dikenakan Mulyono ditemukan terlepas dari tubuhnya.

“Saya di sawah, disusul anak saya. Saat itu hati saya langsung firasat kalau ada hal buruk. Setelah mendengar kabar itu saya langsung tidak sadar. Kalau pamitnya mau ikut itu saya tidak akan izinkan,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, keluarga terutama isteri korban, Sri Mulyani (41) dan dua anaknya Inas dan Muhammad Rofi sampai sekarang masih menunggu kabar selanjutnya. Keluarga masih berharap, perawat yang dijadwalakan berangkat menunaikan Haji tahun 2019 nanti itu lolos dari musibah tersebut.
“Dulu anak saya sempat menjadi petugas kesehatan haji. Dia bertekat menunaikan haji bersama istrinya. Sudah mendaftar dan dijadwalkan berangkat tahun 2019 nanti,” pungkasnya.
Sofarudin