JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nelayan Jawa Tengah Resah Dipalak Puluhan Juta Rupiah di Masalembu

    Nelayan Jawa Tengah Resah Dipalak Puluhan Juta Rupiah di Masalembu

    213
    BAGIKAN

     

    Nelayan tradisional di perairan Jepara | Ari Kristyono
    Nelayan tradisional di perairan Jepara | Ari Kristyono

    SEMARANG  – Himpunan Nelayan Seluruh Nelayan Indonesia (HNSI) Jawa Tengah mengeluhkan pemalakan yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terhadap nelayan asal beberapa daerah di Jateng hingga mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.

    “Masyarakat setempat diduga telah memalak, bahkan menyita sebanyak 15 kapal nelayan dari Kabupaten Rembang dan tiga kapal dari Kabupaten Pati, pada periode November-Desember 2014,” kata Ketua HNSI Jateng Ahmad Jumali di Semarang, Senin (16/2/2015).

    Ia menjelaskan bahwa modus pemalakan yang diduga dilakukan masyarakat Masalembu itu adalah menuduh kapal-kapal nelayan anggota HNSI Jateng telah merusak “rumah ikan” (rumpon) milik mereka.

    “Akibatnya kami diminta membayar ganti rugi sebesar Rp50 juta tiap kapal dan jika tidak membayar maka kapal akan dibakar, padahal posisi kapal berada di perairan bebas atau 17 mil dari bibir pantai,” ujarnya.

    Menurut dia, pemalakan yang dialami para nelayan anggota HNSI Jateng itu bukan kali pertama terjadi dan jika dibiarkan maka akan banyak kapal nelayan yang menjadi korban dalam kasus serupa.

    Terkait dengan hal tersebut, HNSI Jateng telah melaporkan kasus dugaan pemalakan itu ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri guna penanganan lebih lanjut.

    “Pemilik kapal dan nahkoda yang menjadi korban pemalakan saat ini sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh Polda Jawa Timur,” katanya.

    Menanggapi keluhan anggota HNSI Jateng itu, anggota Komisi B DPRD Jateng Riyono menilai perlu ada peraturan daerah yang melindungi para nelayan.

    “Selain perda perlindungan nelayan, juga perlu ada asuransi bagi seluruh nelayan guna menjamin keselamatan nelayan selama melaut,” ujarnya.

    Antara | Wisnu Adhi N