JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pabrik Plastik Wonorejo Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Pabrik Plastik Wonorejo Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

447
BAGIKAN
TERBAKAR HABIS – Pabrik PT Sumber Plastik di Dusun Ceplukan, Desa Wonorejo tampak terbakar kobaran api Minggu (8/2) pagi.
TERBAKAR HABIS – Pabrik PT Sumber Plastik di Dusun Ceplukan, Desa Wonorejo tampak terbakar kobaran api Minggu (8/2) pagi.

KARANGANYAR – Pabrik pengolahan plastik daur ulang PT Sumber Plastik di Dusun Ceplukan, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo luluh lantak terbakar si jago merah, Minggu (8/2/2015) pagi.

Berdasarkan informasi yang dhimpun Joglosemar, kobaran api mulai muncul sekitar pukul 04.00 WIB. Kobaran api yang terus membesar dengan cepat membakar habis pabrik yang diketahui milik Paino, pengusaha asal Klaten tersebut.

Yusak, warga RT 3 RW 17 yang tinggal di sekitar pabrik tersebut menuturkan, sebelum api mulai membesar, dirinya mencium bau aneh layaknya api yang tengah membakar. Dirinya terkejut tatkala melihat api di atap pabrik itu. Sementara, kepulan asap hitam semakin membumbung tinggi.

“Sebelumnya ada bau aneh, sekitar pukul 03.00 lebih sekian. Tahu-tahu ada api di bagian atap pabrik bagian depan. Beberapa saat kemudian, ada sejumlah pegawai yang langsung lari menyelamatkan diri,” tuturnya.

Bahkan, Yusak bersama warga lainnya mendengar adanya suara ledakan yang cukup keras dari dalam pabrik sebanyak dua kali.

“Sepertinya ada kerusakan di saluran listriknya atau bagaimana. Kejadiannya cepat sekali,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang karyawati pabrik yang berhasil menyelamatkan diri, Marwanti (34) mengaku tak mendapati adanya tanda-tanda pemicu kemunculan api. Dirinya yang malam itu tengah kerja shift malam baru tersadar saat api mulai menjalar di bagian atap pabrik.

“Saat itu saya sedang konsentrasi di depan mesin. Tak ada suara ledakan atau apapun. Tahu-tahu api sudah muncul di atap. Kemungkinan besar kerusakan saluran listrik,” tutur karyawati asal Karangpandan tersebut.

Tak lama kemudian, tim gabungan petugas pemadam kebakaran langsung berupaya memadamkan kobaran api menggunakan mobil pemadam kebakaran. Namun demikian, api yang terlanjur berkobar semakin besar melalap habis isi pabrik macam mesin pendaur ulang plastik, bahan mentah plastik hingga bahan jadi plastik berupa biji plastik.

Bahkan, sebuah warung milik Irah, warga Dusun Sahudan, Desa Wonorejo dan rumah milik Supriyono yang berdekatan dengan lahan pabrik, nyaris dilalap api. Beruntung, api tak sampai menjalar ke kedua bangunan tersebut usai titik api di sisi kiri bangunan pabrik dijinakkan petugas pemadam.

Selanjutnya, para petugas pemadam kebakaran Karanganyar dibantu regu pemadam dari Solo, Sukoharjo dan Sragen berjibaku memadamkan kobaran api. Petugas dibuat kewalahan lantaran bahan plastik di dalam pabrik membuat api dengan mudah terus menyala. Belum lagi, kehadiran masyarakat sekitar yang ingin menyaksikan kebakaran lebih dekat, membuat gerak mobil pemadam kebakaran sempat terhambat beberapa kali. Sebagaimana diketahui, sejumlah mobil pemadam kebakaran dengan berbagai kapasitas tampung air dikerahkan untuk menjinakkan api.

Untuk memperlancar pergerakan mobil pemadam kebakaran, petugas kepolisian pun menutup arus Wonorejo – Jetak tersebut. Namun demikian, kobaran api belum benar-benar dapat dijinakkan hingga siang hari.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Nugroho mengatakan, kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. Namun, ia belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Sementara, korban jiwa nihil.“Selain bangunan yang terbakar habis, sejumlah mesin-mesin yang ada pun juga kena api dan tak dapat digunakan lagi. Namun, informasinya sang pemilik telah memiliki asuransi untuk pabriknya. Penyebabnya, belum kita temukan, namun kemungkinan besar karena adanya hubungan arus pendek listrik,” jelasnya.

Putradi Pamungkas