JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Parkir Liar di Kawasan Pasar Klewer Ditertibkan

Parkir Liar di Kawasan Pasar Klewer Ditertibkan

223
BAGIKAN
Penertiban parkir oleh petugas Dishub Kota Solo Joglosemar/Yuhan Perdana
Penertiban parkir oleh petugas Dishub Kota Solo
Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO – Guna memperlancar lalu lintas dikawasan Pasar Klewer, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menertibkan parkir liar di kawasan tersebut. Pasalnya selama ini dikawasan tersebut sering dijadikan parkir sembarangan baik sepeda motor atau mobil, bahkan ada motor yang parkir di atas trotoar.

“Tadi kami cek ke kawasan tersebut dan menindak sekitar 40 an kendaraan baik itu mobil atau sepeda motor. Tapi yang banyak itu sepeda motor ada sekitar 30 an, sisanya mobil dan kendaraan roda tiga,” terang Petugas UPTD Parkir Dishubkominfo Kota Surakarta, Sutimin, Rabu (25/2/2015).

Menurutnya, mereka yang ditindak langsung digembok ditempat dan jika pemilik ingin membuka datang ke kantor. Memang di kawasan Pasar Klewer tersebut memang sering dipakai untuk parkir kendaraan sembarangan, sehingga membuat kemacaten sampai kawasan Supit Urang Keraton. Tindakan ini merupakan hasil pemetaan petugas, jadi titik-titik mana yang sering dijadikan parkir liar.

“Mereka langsung digembok dan ini biar ada efek jera bagi masyarakat agar tidak parkir sembarangan tapi dilokasi yang sudah disediakan,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Petugas lain, Sukasno yang diakuinya memang dikawasan Pasar Klewer dipakai untuk parkir liar. “Disana itu memang sering macet akibat jalananya itu dipakai untuk parkir. Padahal sudah ada rambu larangan tapi masyarakat masih tetap nekat dan tidak digubris, bahkan trotoar di Pasar Klewer juga untuk parkir,” ujarnya.

Sebenarnya, hanya tindak penertiban yang dilakukan petugas tetapi juga patrolis setiap saat dikawasan yang sudah dipetakan. Bahkan petugas patroli dan melihat ada kendaraan yang parkir sembarangan langsung diminta untuk pindah, tapi saat petugas pergi dan beberapa jam kesitu lagi ternyata kembali lagi parkir disana akhirnya itu ditindak.

“Tidak hanya penertiban saja tapi juga patroli rutin satu minggu empat kali. Memang untuk penertiban ini baru dilokasi-lokasi tertentu seperti di city Slamet Riyadi, depan RSUD dr Moewardi namun kedepan akan mengarah lebih luas lagi,” sambungnya.

Sementara itu Kepala UPTD Parkir, M Usman menyatakan untuk saat ini difokuskan di kawasan-kawasan bisnis dan mereka yang tertangkap hanya diminta untuk membuat surat pernyataan. “Sepeda motor yang cukup banyak, yang mobil dan roda tiga ada. Ini dikonsentrasikan di  kawasan bisnis,” pungkasnya.

Ari Welianto