JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Parkir Sembarangan, Mobil PNS Solo Kena Sanksi Gembok

Parkir Sembarangan, Mobil PNS Solo Kena Sanksi Gembok

481
BAGIKAN

Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta melalukan penggembokan pada mobil yang parkir di rel kereta api Jl. Slamet Riyadi Solo, Senin (17/02/2015). Foto: Joglosemar/Maksum N F
Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo melalukan penggembokan pada mobil yang parkir di rel kereta api Jl. Slamet Riyadi Solo, Senin (17/02/2015). Foto: Joglosemar/Maksum N F

SOLO -Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo terpaksa menggembok mobil  salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Solo, Selasa (17/2/2015). Ketegasan ini diambil petugas karena mobil Toyota Avanza berwarna biru AD 8645 AU nekat parkir di atas perlintasan kereta api dikawasan Jalan Slamet Riyadi.

PNS tersebutdiduga terlambat mengikuti upacara HUT ke-270 Kota Solo yang digelar di Stadion R Maladi, Sriwedari, sehingga nekat memarkir mobilnya sembarangan.

Seorang warga, Dani (31) menuturkan jika dirinya tidak asing dengan mobil tersebut. Mobil yang dikenalinya itu merupakan milik pejabat Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Solo. Hanya saja, ia mengenali mobil tersebut bukan berplat hitam, melainkan plat merah. Tetapi, saat ditertibkan ternyata plat mobil tersebut berwarna hitam. “Kalau yang saya tahu plat mobilnya merah,” katanya.

Saat hal ini dikonfirmasi Kepala UPTD Perparkiran M Usman, dirinya pun tidak memberikan jawaban tegas. “Kalau itu (diganti platnya) saya belum bisa pastikan,” katanya.

M Usman menegaskan pihaknya tidak akan tebang pilih dalam menegakkan ketertiban parkir. Meskipun dalam penertiban ada PNS yang melanggar, tetap akan disanksi seperti pengendara lainnya.“Baik itu PNS maupun warga sipil, kalau memang menyalahi aturan tetap akan kita tindak, tidak ada yang dibedakan,” tegasnya saat ditemui Joglosemar diruang kerjanya.

Rencananya, Usman juga akan melaporkan pemilik mobil tersebut kepada Walikota Solo maupun inspektorat. Agar pelaku mendapatkan pembinaan .

Ari Purnomo