JOGLOSEMAR.CO Berita Utama PDIP Bantah Telah Menyetir Jokowi

PDIP Bantah Telah Menyetir Jokowi

206
BAGIKAN
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mencium bendera Merah Putih seusai diumumkan sebagai  Capres PDIP, di Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara (14/3). Joko Widodo menyatakan secara resmi siap menerima mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai Calon Presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2014. ANTARA FOTO
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mencium bendera Merah Putih seusai diumumkan sebagai Capres PDIP, di Rumah Pitung, Marunda, Jakarta Utara (14/3). Joko Widodo menyatakan secara resmi siap menerima mandat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai Calon Presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2014. ANTARA FOTO

JAKARTA– Beberapa waktu lalu, PDIP dianggap menekan Presiden Joko Widodo untuk tetap melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri meski berstatus tersangka. Anggota DPR yang juga politisi PDIP Masinton Pasaribu, membantah adanya tekanan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Masinton, dalam diskusi ‘Banyak Pilihan untuk Jokowi’, di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015). Sejak masa Jokowi menjadi Wali Kota Solo, PDIP tak pernah melakukan penekanan apapun.

“Disebut-sebut PDIP melakukan penekanan, tidak ada itu. Partai-partai semua mengerti, Pak Jokowi bukan lagi Capres, tapi sudah jadi presiden. Pak Jokowi itu kan kader partai yang sekarang jadi kepala negara,” ujar Masinton.

“Fokus kerja Pak Presiden adalah membenahi negara dan pemerintahan. Tidak ada setir menyetir. Saat jadi Wali Solo dan Gubernur DKI. Tak ada tekanan di situ, tak ada titipan-titipan di situ,” jelasnya.

Pengamat politik Hanta Yuda di kesempatan yang sama mengatakan, dituntut adanya keberanian dan keterampilan dari Jokowi untuk bisa meredakan situasi saat ini.

“Tergantung pada dua hal, keberanian dan keterampilan dalam mengelola dinamika dan negosiasi politik,” tutur Hanta.

detikNews|Rina Atriana