JOGLOSEMAR.CO Berita Utama PDIP: Jokowi Bertemu Prabowo, Ketegangan Politik Mencair

PDIP: Jokowi Bertemu Prabowo, Ketegangan Politik Mencair

221
BAGIKAN
Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo di Istana Bogor, Kamis (29/1/2015) | Antara/Widodo S Jusuf
Presiden Jokowi bertemu dengan Prabowo di Istana Bogor, Kamis (29/1/2015) | Antara/Widodo S Jusuf

JAKARTA– Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disambut baik oleh PDIP. Pertemuan itu dinilai dapat mencairkan ketegangan politik yang belakangan terjadi di negeri ini.

“PDIP menyambut baik dan memberikan apresiasi atas prakarsa Presiden Jokowi membangun silaturahmi dengan tokoh-tokoh politik seperti Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada hari ini di Istana Bogor. Pertemuan dua tokoh bangsa tersebut akan mencairkan suasana dan ketegangan politik yang muncul antara pemerintah dan parlemen,” ucap Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah .

Ketegangan politik yang terjadi antara pemerintah dan parlemen, lanjut Basarah, tak lepas dari proses pencalonan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri. “Terutama terkait dengan dukungan Fraksi Gerindra di parlemen terhadap pencalonan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri,” kata Basarah.

Seperti diketahui, lanjut Basarah, melalui anggotanya di Komisi III DPR RI, Gerindra memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan Budi Gunawan. Bahkan selalu mendesak agar Presiden Jokowi segera melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri sesuai mekanisme ketatanegaraan yang berlaku.

“Bahkan sebelumnya, Gerindra dan KMP sudah menyiapkan sejumlah hak interpelasi dan hak angket kepada pemerintahan Jokowi. Mudah-mudahan dengan pertemuan tersebut, apalagi dengan pernyataan Prabowo akan mendukung pemerintahan Jokowi akan semakin mencairkan hubungan antara pemerintah dan parlemen, juga antara fraksi-fraksi KIH dengan KMP,” jelas Baskarah.

“Sekalipun kami menyadari bahwa dalam dunia politik tidak ada yang pasti kecuali ketidakpastian itu sendiri. Namun pertemuan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Gerindra akan mencairkan suasana politik yang kurang kondusif sebagai akibat dampak Pilpres 2014 yang lalu,” tambahnya.

detikNews|Ray Jordan