JOGLOSEMAR.CO Berita Utama PDIP Selesai Jaring Kandidat Jago Pilkada Kota Solo, Keputusan Terserah DPP

PDIP Selesai Jaring Kandidat Jago Pilkada Kota Solo, Keputusan Terserah DPP

290
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Panitia Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Solo oleh PDI Perjuangan segera melaporkan hasil penjaringan selama sepekan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sebelum diserahkan, panitia akan melakukan verifikasi seluruh berkas yang masuk dengan didasarkan persyaratan yang sudah ditentukan.

“Kemungkinan Rabu kami akan adakan rapat internal untuk melakukan verifikasi berkas. Nanti akan dibuat tabulasi soal kelengkapan persyaratannya,” terang Panitia Penjaringan Bidang Data dan Survei, YF Sukasno,  Selasa (17/2/2015).

Hasil verifikasi tersebut akan dilaporkan lebih dulu ke Dewan Pmpinan Cabang (DPC), selaku pemberi mandat. Nantinya, DPC yang memiliki kewenangan untuk menyerahkannya ke DPP.

“Sebelum sampai ke DPP, kami akan usulkan ke DPC untuk bersurat ke Balon yang belum memenuhi syarat agar segera melengkapi. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada respon, maka baru dinyatakan gugur. Namun, itu juga baru usulan,” kata Kasno.

Dia menambahkan, persyaratan Kartu Tanda Anggota (KTA) menjadi salah satu syarat yang tak bisa ditawar. Menurutnya, butuh waktu hingga keluar kartu resmi dari DPP. Namun, sebelum itu Balon bisa mengajukan diri dan mendapat bukti formulir pendaftaran anggota sebagai penggantinya.

Pendaftar juga akan menerima buku Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Buku Garis-Garis Perjuangan Partai.

“Kalau tidak bisa memenuhi persyaratan, kami juga tidak bisa melanjutkan prosesnya ke pusat.”

Kasno juga menegaskan, hingga kini panitia belum menerima surat permintaan klarifikasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Suharto terkait keterlibatan beberapa PNS yang masuk dalam bursa Balon Walikota PDI Perjuangan.

“Belum ada. Kalau memang nanti sudah masuk, akan kami jelaskan sejauh mana proses yang sudah diikuti para PNS ini,”jelasnya.

Sekretaris DPC Teguh Prakosa kembali menegaskan soal persyaratan keanggotaan partai. Namun, kemungkinan DPC akan memberi kesempatan seluruh Balon untuk melengkapinya.

“Nanti mungkin kita beri kesempatan dua atau tiga hari untuk melengkapi persyaratan. Kalau tidak ada respon, ya berarti mengundurkan diri atau gugur.Tidak bisa ke DPP,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap akan mengomunikasikan hasil verifikasi panitia ke DPP. Menurutnya, DPP punya kewenangan penuh untuk menggunakan hasil penjaringan panitia itu sesuai kebutuhan.

“Setelah hasil dilaporkan, akan kami komunisikan dulu. Apakah yang dibawa ke DPP itu hanya yang memenuhi syarat saja. Atau seluruh nama yang terjaring dibawa ke pusat dulu,” kata dia.

Jika nama-nama yang terjaring ternyata tak memenuhi kualifikasi DPP, maka tak menutup kemungkinan akan dibuka pendaftaran kembali. Ada kemungkinan pula, DPP sudah menyiapkan nama yang tepat untuk posisi AD 1 dan AD 2, di luar penjaringan tersebut.

“Kewenangan DPP kan bisa begitu. Namun, kami petugas partai di daerah harus siap rekomendasi apapun yang akan keluar nanti,” jelasnya.

Dini Tri Winaryani