JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pegal dan Nyeri pada Kaki, Waspadai Gejala Varises

Pegal dan Nyeri pada Kaki, Waspadai Gejala Varises

311
BAGIKAN
Ilsutrasi
Ilsutrasi

VARISES sering menjadi momok bagi perempuan. Keberadaannya sering mengganggu penampilan. Varises sebenarnya adalah penyakit pelebaran pembuluh darah vena di tungkai.

Vena adalah pembuluh darah yang bertugas mengembalikan darah kotor, darah yang kaya karbondioksida untuk kembali ke jantung. Ketika vena menjadi menebal, lebar, berlekuk-lekuk, membesar, maka saat inilah terjadi varises. Varises bisa terjadi di mana saja di tubuh kita, namun yang paling sering terjadi ditungkai.

Dokter Spesialis Bedah Jantung, Paru dan Pembuluh Darah Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Surakarta, dr Darmawan Ismail SpBTKV mengatakan gejala awal stadium varises adalah perasaan pegal dan berat pada kaki seperti membawa beban.

“Selain itu juga kaki terasa terbakar, kram, berdenyut dan bengkak pada kaki bagian bawah. Nyeri pada kaki semakin bertambah jika berdiri terlalu lama. Gejala lainnya adalah pada pembuluh darah vena akan menonjol di permukaan kulit yang berwarna ungu atau biru gelap, “ jelasnya.

Dikatakannya, tonjolan pembuluh vena itu biasatampak seperti tali sepatu, sering kali muncul pada betis bagian belakang. Jika varises sudah kronik, maka akan tampak pembuluh darah vena yang menyerupai jaring laba-laba (spider navy). Dapat juga terbentuk di tempat-tempat lain di kaki mulai dari pangkal paha ke pergelangan kaki.

“Saat gejala awal juga kadang-kadang diikuti luka disekitar mata kaki yang sulit sembuh (ulkus). Gejala varises juga akan terlihat adanya bendungan pembuluh darah vena. Pada varises yang telah kronik, pada betis bagian belakang akan tampak urat-urat kebiruan dan berkelok-kelok,“ urainya.

Jika gejala awal tersebut sudah mulai dirasakan, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Jika varises dibiarkan dan tidak diobati, maka jika pada stadium awal akan menjadi stadium lanjut. “Jika sudah stadium lanjut, maka varises ini bisa diikuti dengan luka yang sulit sembuh (ulkus), “ katanya.

Dwi Hastuti