JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pegawai Rumah Sakit di Klaten Berlatih Tangani Bencana

Pegawai Rumah Sakit di Klaten Berlatih Tangani Bencana

417
BAGIKAN

Ilustrasi pertolongan korban | Ari Kristyono
Ilustrasi pertolongan korban | Ari Kristyono

KLATEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten memberikan pelatihan kepada pegawai rumah sakit di Klaten.  Dalam acara yang bertajuk BPBD Klaten Perkuat Rumah Sakit Dalam Mitigasi Bencana yang digelar di Rumah Sakit Islam (RSI) Manisrenggo, Selasa (17/2/2015).

Dalam pelatiahn yang melibatkan 50 pegawai rumah sakit tersebut, BPBD Klaten memberikan materi teori dan juga simulasi penanganan bencana, semisal kebakaran, gempa bumi dan lain sebagainya.

Direktur RSI Manisrenggo, Suharno mengatakan,pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan para pegawai rumah sakit ditempatnya terkait penanggulangan bencana, terutama bila ada bencana yang disebabkan oleh Gunung Merapi.

“Kami ingin memiliki pengalaman itu (penanggulangan bencana,red), semisal ketika kejadian erupsi Merapi beberapa waktu lalu.  Kami punya dokter bedah dan beberapa spesialis yang bisa mendukung tatkala terjadi bencana,”tuturnya.

Menurut Suharno, dalam penanggulangan bencana yang terpenting adalah sumber daya manusia yang terlatih dan insfrastruktur yang memadai. “ Saya harap dengan pelatihan ini dapat meningkatkan ketrampilan para pegawai dalam penanngulangan bencana,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Klaten, Sri Winoto mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah yang baik dari pihak rumah sakit untuk mempersiapkan diri tatkala terjadi bencana.

“Kita tidak bisa memprediksi terkait kejadian bencana, dapat sewaktu-waktu terjadi. Pelatihan penaggulangan bencana kepada para pegawai rumah sakit ini adalah langkah yang bagus,”tuturnya.

Menurut Sri, dalam pelatihan ini, BPBD Klaten memberikan beberapa materi pelatihan penanggulangan bencana dan simulasi atau prakteknya.

“Semisal bagaimana cara menanggulangi bencana kebakaran, dengan cara memadamkan api yang benar dan aman,”pungkasnya.

Dani Prima