JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pembangunan Jalan Digenjot, Harga Tanah di Karanganyar Melonjak

Pembangunan Jalan Digenjot, Harga Tanah di Karanganyar Melonjak

432
BAGIKAN
ENDARAAN PRIBADI--Sebuah kendaraan pribadi milik pemudik melintas di Jalan Ahmad yani saat akan meninggalkan Kota Solo, Jumat (1/8). Kendaraan pribadi mendominasi arus balik di jalan arah keluar keluar Kota Solo.
Ilustrasi | Joglosemar/Kurniawan Arie

KARANGANYAR – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk melakukan perbaikan jalan menyeluruh dalam beberapa waktu terakhir, mulai membawa pengaruh positif. Harga jual tanah di sejumlah lokasi pun turut terdongkrak.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, para pemilik tanah umumnya telah merasa tanah miliknya punya daya tawar ke calon pembeli. Alhasil, harga tanah di sejumlah lokasi pun naik tajam, bahkan pemilik lahan di jalan antar kecamatan pun berani menaikkan harga hingga berlipat, misalnya tanah di pinggir jalan daerah Desa Jambangan, Mojogedang dihargai Rp4 juta per meter persegi.

“Jambangan adalah daerah pinggiran yang berbatasan dengan Sragen. Namun warga disana berani menaikkan harga cukup tinggi. Hal ini merupakan dampak positif perbaikan infrastruktur menyeluruh,” ungkap Juliyatmono.

Menurut Juliyatmono, kenaikan harga tersebut menunjukkan adanya geliat ekonomi di Karanganyar. Di sisi lain, perbaikan jalan strategis pun menjadi prioritasnya. Dari jalan antarkecamatan hingga jalan menuju kawasan wisata, semua tak luput dipoles untuk meningkatkan kualitasnya.

Selanjutnya, perbaikan infrastruktur masih akan terus berjalan pada tahun ini. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, dua jalur perbatasan kabupaten yakni Jatipuro-Jatiyoso dan Kadipekso-Jenawi bakal diperbaiki sekaligus diperlebar. Total, dari kedua perbaikan tersebut bakal dipersiapkan dengan anggaran Rp15 miliar.

Putradi Pamungkas