JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Pemerintah Dirikan Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

Pemerintah Dirikan Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

409
BAGIKAN

Sekjen Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari melakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan Pemerintah Kota Solo, Jumat (13/02/2015) di Solo Technopark. Kedua belah pihak telah melakukan penandatanganan mengenai pendirian dan pengembangan akademi komunitas industri tekstil dan produk tekstil berbasis kompetensi di Kota Solo | Foto; Joglosemar/Maksum N FSOLO -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menandatangai Memorandum of Understanding (MoU) pendirian dan pengembangan akademi komunitas industri tekstil dan poduk tekstil (TPT), di Solo Techno Park (STP) Jumat (13/2/2015). Dalam kerjasama Kemenperin menjanjikan dana Rp31 miliar untuk pendirian dan pengembangan akademi komunitas industri .

Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam sambutannya mengatakan, selama ini pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil di kawasan Solo dan sekitarnya cukup pesat. Kondisi ini jelas berdampak pada peningkatan kebutuhan tenaga yang sesuai dengan bidangnya.

“Kebutuhan tingkat kepala regu yang dapat dipenuhi dari program D1 dan DII, untuk wilayah Surakarta sebanyak 4.670 orang sementara untuk Jateng sebanyak 8.496 orang,” terangnya.

Maka dari itulah, 2015 ini Kemenperin akan mendirikan akademi komunitas industri (AKI) yang berlokasi di kawasan STP.  Nantinya AKI akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium, workshop, dan teaching factory. Tidak hanya itu, nantinya tempat pendidikan ini juga akan dilengkapi dengan lembanga sertifikasi profesi dan tempat uji kompetensi.

“Untuk itu, tahun ini Kemeperin sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp31 miliar, itu hanya untuk tahun ini,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo sangat menyambut baik adanya MoU ini. Rudy yakin, dengan adanya MoU ini akan memberikan keuntungan yang lebih besar, terutama kepada lulusan AKI nantinya.

“Saat ini sudah ada yang mendaftar sebanyak 180 orang, pembelajaran baru akan dimulai 1 Juli mendatang,” timpal Pejabat Teknis Umum STP Darsono.

Ari Purnomo