JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkab Karanganyar Mulai Pembangunan Kantor Dinas Kesehatan

Pemkab Karanganyar Mulai Pembangunan Kantor Dinas Kesehatan

275
BAGIKAN
Pembangunan Selter PKL Komplang tengah berlangsung, Rabu (16/7/2014) | Joglosemar/Farrah Ikha
Ilustrasi (16/7/2014) | Joglosemar/Farrah Ikha

KARANGANYAR – Usai meresmikan kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora), penataan kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kembali dilanjutkan. Kali ini, pembangunan kantor Dinas Kesehatan dimulai di bekas RSUD Kartini Karanganyar.

Lokasi kantor tersebut diproyeksikan dekat dengan kantor serumpun macam Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB). Proses awal pembangunan dimulai dengan penghapusan aset sebelumnya yakni gedung bekas RSUD Kartini. Gedung tersebut diratakan untuk dapat ditempati dengan bangunan baru.

Berdasarkan pantauan di lokasi pembangunan, saat ini bekas gedung RSUD Kartini di kawasan jalan Lawu telah rata dengan tanah. Pekerja pun mengerahkan alat berat untuk membongkar bangunan tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi menargetkan proyek pembangunan tersebut dapat terselesaikan tahun ini.

“Gedung RSUD otomatis dihapus, kemudian dibangun gedung baru untuk kantor Dinas Kesehatan, PMI hingga Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB). Kita harapkan tahun ini selesai,” ujar Samsi, kepada wartawan, Rabu (25/2/2015).

Proyek penataan tersebut sengaja dilakukan untuk peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Setidaknya butuh anggaran hingga Rp 11 miliar untuk kantor Dinkes, kantor KB dan Palang Merah Indonesia (PMI). Beberapa kantor tersebut sengaja ditempatkan secara kolektif dan terintegrasi supaya mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Kami sudah menunjuk pelaksanan proyeknya. Pembangunan sudah dapat dimulai, namun perlu merobohkan dulu bangunan lama,” sebut Samsi.

Samsi menambahkan, penataan lokasi perkantoran akan bervariasi sebagaimana dengan kebutuhan dana yang beragam. Selain dirombak total, sejumlah bangunan lain hanya cukup ditata saja. Guna mewujudkannya, Pemkab Karanganyar menganggarkan sebagian dana di APBD, termasuk pendanaan pusat. Pasalnya, apabila hanya mengandalkan APBD selama satu tahun, dirasa tak akan cukup.

Di sisi lain, titik yang bakal dirombak telah dipetakan oleh Bappeda.

“Masterplan penataan tersebut telah dibuat. Apabila nanti tidak selesai pada tahun ini, maka akan dilanjutkan pada tahun,” imbuhnya.

Putradi Pamungkas