JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemuda Sleman Tewas Dianiaya, Polisi: Maulana Pelaku Penjambretan

Pemuda Sleman Tewas Dianiaya, Polisi: Maulana Pelaku Penjambretan

367
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SLEMAN – Kepolisian Resor Bantul masih melakukan pemeriksaan dan mendalami dalam kasus dugaan adanya penganiayaan yang dilakukan oleh petugas terhadap Maulana Rusadi (22) warga Gatak, Desa Sumberagung, Moyudan, Sleman.

“Kami masih dalami kasus ini dan sudah ditangani Propam,” kata Kapolres Bantul, AKBP Surawan kepada wartawan di Mapolres Bantul, Rabu (4/2/2015).

Menurut dia, Maulana adalah pelaku tindak kejahatan penjambretan. Dia ditangkap saat berada di wilayah Gamping Sleman. Dalam penanganan kasus ini, polisi telah memeriksa tiga orang petugas yang saat itu melakukan penangkapan terhadap Maulana. “Saat dibawa petugas di dalam mobil, dia melompat hingga terjatuh luka-luka,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti menambahkan saat ini Propam Polda DIY sudah menerima laporan tersebut. Saat ini Propam masih menyelidiki kasus tersebut.

“Laporan pengaduan sudah ada kemarin, saat ini masih bekerja untuk menyelidiki kasus tersebut,” katanya.

Sementara, orangtua korban, Sumartini mengaku sempat berkirim SMS dengan saksi mata kejadian. Menurut saksi, mata Maulana ditutup pakai kaos, tangan diikat, dan wajah dibenturkan besi. Maulana sudah minta ampun dan menangis, namun terus disiksa polisi. Maulana disuruh mengakui telah melakukan penjambretan.

Bagus Kurniawan | Detik