JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pencuri Beraksi di Rumah Kosong, Rp 8 Juta Raib

Pencuri Beraksi di Rumah Kosong, Rp 8 Juta Raib

657
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN– Masyarakat kembali diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong. Pasalnya, tren pencurian rumah kosong semakin meningkat dan Selasa (17/2/2015) kembali memakan korban.
Kali ini, rumah yang menjadi sasaran adalah milik Sri Handayani (48) asal Dukuh Blimbing, RT 17, Blimbing Sambirejo. Pencuri yang diduga memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ditinggal pergi , berhasil menggasak sedikitnya 20 gram perhiasan emas di rumah tersebut.
Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian diketahui pertama kali oleh korban sekira pukul 12.00 WIB. Menurut keterangannya, rumah dalam kondisi kosong sejak pukul 08.00 WIB karena ditinggal pergi untuk sebuah urusan di Kecamatan Sambirejo.
Diduga kuat, pencuri yang sudah mengintai dan mengetahui kondisi lokasi, memanfaatkan kekosongan tersebut. Dengan mencongkel pintu gudang dan pintu dapur, pelaku yang diperkirakan berjumlah satu orang kemudian masuk ke dalam rumah dan lantas mengacak-acak rumah untuk menguras harta yang ada di dalamnya.
Korban baru tahu sekitar pukul 12.00 WIB setelah pulang ke rumah. Ia kaget mendapati kondisi pintu sudah tidak terkunci. Setelah masuk ke ruangan dan kamarnya, ia mendapati semuanya sudah dalam kondisi berantakan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata semua simpanan perhiasannya yang disimpan di dalam lemari sudah raib.
Tercatat ada empat buah cincin seberat tpotal 14 gram, satu buah suweng seberat 3 gram, satu buah anting besar seberat 3 gram dengan berat total perhiasan mencapai 20 gram. Dari barang tersebut, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 8 juta. Setelah memastikan rumahnya disatroni orang tak dikenal, korban kemudian nekat melaporkan kejadian itu ke Polsek Sambirejo.
Kapolres Sragen AKBP Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasubag Humas AKP SAptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Penyidik juga masih mengintensifkan penggalian keterangan dari saksi dan korban untuk mengungkap pelaku.

Wardoyo