JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Peneliti: Merokok Bisa Merusak Lapisan Otak Luar

Peneliti: Merokok Bisa Merusak Lapisan Otak Luar

335
BAGIKAN

Ilustrasi: dok soloblitz
Ilustrasi: dok soloblitz

PARA ilmuwan telah menemukan perokok memiliki lapisan otak luar yang tipis dibandingkan dengan perokok. Selain itu studi lama juga menjelaskan rokok dapat memicu kanker paru-paru, penuaan dini, penyakit gusi dan penyakit jantung.

Namun saat ini masih belum banyak perokok yang berhenti merokok dan paham tentang rusaknya lapisan otak luar yang disebabkan aktifitas tersebut.

Para ilmuwan di Edinburgh dan Montreal menemukan korteks atau lapisan luar otak di mana fungsi kognitif penting seperti memori, bahasa dan persepsi lebih tebal di otak non-perokok dibandingkan dengan perokok.

Dilansir dailymail, Jumat (13/2/2015) para ilmuwan dari Universitas Edinburgh dan McGill University, menganalisis bagaimana kebiasaan merokok seseorang dikaitkan dengan ketebalan korteks otak menggunakan scan otak MRI rinci, analisis dengan model statistik.

Profesor Ian Deary, dari University of Edinburgh, yang memimpin penelitian, mengatakan hal ini penting untuk mengetahui apa yang berhubungan dengan kesehatan otak di lanjut usia.

Ada temuan dalam penelitian yang bisa menunjukkan berhenti merokok dapat memungkinkan korteks otak untuk pulih ketebalannya, meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji gagasan itu.

Andhika Wibisono Aji