JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Per 1 Maret, Garuda Gabungkan Harga Tiket dengan Airport Tax

Per 1 Maret, Garuda Gabungkan Harga Tiket dengan Airport Tax

434
BAGIKAN
garudaSOLO – Per 1 Maret 2015, Garuda Indonesia siap menyantumkan Passenger Service Charge (PSC) alias airport tax ke dalam tiket di masing-masing penumpang. Hal ini menyusul dengan adanya Peraturan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI No. KP/12/2015 Jo KP/59/2015, mengenai ketentuan pembayaran Passenger Service Charge (PSC) pada tiket pesawat.

Marketing and Sales Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Solo, Endy Latief menyatakan, mulai 1 Maret 2015, pihaknya kembali menyatukan airport tax atau PSC ke dalam  tiket.

“Menyusul peraturan dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI, maka semenjak tanggal 9 Februari 2015 lalu kita telah melakukan pengutipan PSC pada saat penumpang membeli tiket penerbangan. Selanjutnya, kami memberlakukan penyatuan airport tax ke dalam tiket pesawat berlaku untuk penerbangan mulai tanggal 1 Maret 2015,”terangnya dalam rilis yang diterima Joglosemar, Jumat (27/2/2015).

Penyatuan airport tax ke dalam tiket ini berlaku di seluruh penerbangan domestik maupun internasional, sehingga  sehingga penumpang kita tidak lagi perlu membayar airport tax di bandara.

“Jadi penyatuan airport tax ini sudah langsung diterima oleh penumpang begitu membeli tiket di berbagai channel distribusi Garuda Indonesia. Seperti di kantor penjualan, contact center, travel agent, maupun melalui sistem daring (online),”paparnya.

Diterangkan Endy lebih lanjut, sedangkan bagi penumpang yang membeli tiket sebelum 9 Februari 2015, prosedur pembayaran airport tax dapat dilakukan di bandara ketika proses check-in. Sementara bagi penumpang yang melakukan city check-in, pembayaran airport tax dilakukan di ticketing office tersebut.

“Dan bagi penumpang yang melakukan web check-in, pembayaran airport tax dilakukan di boarding gate ketika akan naik pesawat,”ujarnya.

Kata Endy, pelaksanaan pengutipan biaya airport tax pada tiket tersebut merupakan kerja sama dengan pihak PT Angkasa Pura I dan II, serta International Air Transport Association (IATA). Ketentuan implementasi airport tax pada tiket ini juga telah sesuai dengan standar IATA, serta berlaku untuk semua maskapai yang terbang dari dan ke Indonesia.

“Dengan penyatuan airport tax ke dalam tiket, maka terjadi penyederhanaan business process, sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi para pengguna jasa yang melaksanakan penerbangan. Dalam kaitan dengan penerapan airport tax dalam tiket mulai 1 Maret 2015 tersebut, maka untuk memudahkan pelayanan dan pelaksanakan proses check-in, perusahaan mengimbau para penumpang untuk dapat hadir ke bandara lebih awal dan membawa tiket cetak,”pungkasnya.

Paramita Sari Indah