JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Persis Solo Lawan PSIS, Panpel Cetak 20 Ribu Tiket

    Persis Solo Lawan PSIS, Panpel Cetak 20 Ribu Tiket

    382
    BAGIKAN

    Pertemuan kedua tim musim lalu saat di kompetisi Divisi Utama 2014. Kala itu, Persis Solo mengalahkan PSIS 1-0 lewat gol Yanuar Ruspuspito. Foto : Maksum NF

    SOLO – 20 ribu lembar tiket akan dijual pada pertandingan uji coba bertajuk Derby Jawa Tengah antara Persis Solo melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Minggu (15/2/2015) sore.

    Harga tiket laga perdana Laskar Sambernyawa melawan tim profesional pada masa persiapan menghadapi kompetisi Divisi Utama 2015 itu dibanderol mulai Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu.

    Berbeda dengan musim lalu, pada pertandingan uji coba kali ini Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo akan bertindak sebagai Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persis Solo. Hal itu lantaran manajemen musim 2015 hingga Jumat (13/2/2015) ini belum juga dibentuk.

    Rencananya manajemen yang akan menunjuk perangkat pertandingan baru dilakukan setelah pertemuan dua tim yang musim lalu sama-sama terhenti di babak 8 besar tersebut.

    “Sementara ini Askot PSSI Solo bertanggung jawab melaksanaan pertandingan Persis Solo lawan PSIS Semarang. Karena pembentukan manajemen baru akan dilakukan empat hari mendatang. Untuk pertandingan selanjutnya sudah dipegang panpel,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Panpel Persis, Herry “gogor” Isranto dalam jumpa pers di Balai Persis, Jumat (13/2/2015) siang.

    Dijelaskan Gogor, digelarnya pertandingan ini tak lepas dari turunnya surat dari PSSI. Dalam surat bernomor 158/AGB/18/II-2015 yang ditandatangani langsung oleh Sekjen PSSI Joko Driyono, PSSI memperbolehkan Persis Solo menggelar laga uji coba.

    Terkait sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang melarang Kota Solo menggelar pertandingan selama enam bulan, sanksi itu hanya berlaku untuk pertandingan resmi seperti kompetisi Divisi Utama atau pertandingan Timnas Indonesia.

    “Pihak keamanan awalnya meminta kejelasan tentang sanksi itu. Setelah surat turun pada Kamis (12/2/2015) malam, secara lisan pihak Polresta Surakarta sudah memberikan izin pertandingan. Untuk izin secara tertulis akan diberikan pada Sabtu (14/2/2015), sekaligus diawali koordinasi antara pihak Persis Solo, Polresta Surakarta dan Pasoepati,” tambah Gogor.

    Digelarnya pertemuan antara ketiga elemen di Kota Solo itu tak lepas dari kericuhan saat pertandingan Persis Solo lawan Martapura FC di Stadion Manahan Solo, 22 Oktober 2014. Agar kejadian tak lagi terulang, pihak Polresta Surakarta pun mengundang Persis Solo dan Pasoepati untuk berdialog lebih dahulu.

    Nofik Lukman Hakim