JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Persis Solo Lengkapi Persyaratan Verifikasi Divisi Utama

Persis Solo Lengkapi Persyaratan Verifikasi Divisi Utama

410
BAGIKAN
Selebrasi pemain Persis Solo usai mencetak gol pada laga 16 besar divisi utama Liga Indonesia 2014 grup K antara Persis Solo melawan PS Bangka, musim lalu di Stadion Manahan Solo | Foto: Maksum N F
Selebrasi pemain Persis Solo usai mencetak gol pada laga 16 besar divisi utama Liga Indonesia 2014 grup K antara Persis Solo melawan PS Bangka, musim lalu di Stadion Manahan Solo | Foto: Maksum N F

SOLO – Seluruh peserta kompetisi Divisi Utama 2015 akan menjalani verifikasi pada bulan ini. Namun dari dua aspek yang akan diverifikasi, Persis Solo hanya akan menjalani verifikasi aspek finansial. Sementara tentang aspek infrastruktur, Stadion Manahan Solo yang jadi kandang musim ini sudah dinyatakan layak menggelar kompetisi kasta kedua itu.

“Verifikasi untuk Persis Solo hanya soal finansial saja. Kalau infrastruktur tidak ada masalah karena semua sudah tahu kualitas Stadion Manahan Solo. Mungkin infrastruktur hanya untuk tim-tim pendatang baru,” terang Ketua Umum Persis Solo Paulus Haryoto, Kamis (5/2/2015) siang.

Pada verifikasi musim ini, Persis Solo mendapat jadwal untuk berangkat ke Jakarta pada Jumat (13/2/2015) mendatang. Paulus mengatakan ada dua persyaratan untuk bisa lolos dari verifikasi finansial. Mulai dari laporan keuangan musim lalu dan rancangan anggaran belanja (RAB) musim ini.

Bila meruntut laporan musim lalu, Persis Solo sudah pasti bisa memenuhinya lantaran tak ada masalah tunggakan gaji pada pemain dan pelatih. Namun untuk RAB belum bisa dibuat karena menunggu rapat kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng tentang pembentukan manajemen musim depan. Rapat akan digelar setelah pelantikan kepengurusan baru periode 2015-2019 pada Minggu (8/2/2015).

“Kami optimis bisa lolos verifikasi finansial. Karena musim lalu tidak ada tunggakan gaji. Semuanya sudah dibereskan. Untuk pembuatan RAB harus menunggu rapat kepengurusan lebih dahulu tentang rancangan belanja Persis Solo pada musim depan,” jelasnya.

Meski belum mematok angka pasti, musim depan pengeluaran Persis Solo dipastikan tak sebesar musim lalu. Bukan hanya soal waktu persiapan hingga kompetisi yang tak sampai satu tahun, musim depan Persis Solo tak mengontrak pemain asing.

Pada musim lalu, empat pemain asing Persis Solo benar-benar menyedot anggaran pengeluaran terbesar karena kontraknya jauh lebih tinggi dari para pemain lokal.

“Musim lalu kami beraktivitas selama satu tahun. Karena mulai persiapan pada November 2013, kompetisi selesai pada November 2014. Kalau musim ini pasti tidak seperti itu lagi. Soal tanggungan gaji pemain juga kemungkinan besar lebih kecil. Karena budgetnya tidak sebesar pemain asing,” tuturnya.

“Yang belum bisa dihitung hanya biaya tandang. Karena kami belum tahu grup musim ini. Kalau hanya di Jateng, angkanya sudah tertebak. Tapi kalau ada yang keluar provinsi, pasti kebutuhan jauh lebih besar,” tambahnya.

Pada musim lalu, Persis Solo menembus babak 8 besar. Dari awal persiapan hingga kompetisi, Laskar Sambernyawa menghabiskan dana sekitar Rp 5,4 Miliar. Pengeluaran terbesar berasal dari pengeluaran untuk gaji sebesar Rp 260 juta per bulan ditambah bonus kemenangan.

Nofik Lukman Hakim