JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Persis Solo Vs PSIS Semarang : Sejarah Baru untuk Ferry Anto

Persis Solo Vs PSIS Semarang : Sejarah Baru untuk Ferry Anto

402
BAGIKAN
Ferry Anto saat melakukan selebrasi golnya pada musim lalu. Foto : Maksum NF
Ferry Anto saat melakukan selebrasi golnya pada musim lalu. Foto : Maksum NF

SOLO – Pertandingan Persis Solo lawan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo, Minggu (15/2/2015) kemarin mungkin hanya sekadar uji coba. Namun itu jadi sejarah baru bagi penyerang asal Sukoharjo, Ferry Anto Eko Saputro.

Untuk kali pertama setelah beberapa musim berbaju Laskar Sambernyawa, dia ditarik keluar ketika laga belum merampungkan babak pertama. Kejadian ini tentu bukan sejarah yang diinginkan pemain bernomor punggung 17 tersebut.

“Saya sudah berusaha tampil maksimal. Tapi babak pertama kemarin diluar prediksi saya. Permainan tidak bisa berkembang seperti biasanya,” terang Ferry Anto kepada Joglosemar.co, Senin (16/2/2015) sore.

Ferry Anto menjadi satu diantara empat penyerang Persis Solo yang kemarin ditampilkan. Berduet dengan Ainudin Devira Hamesurogo, dirinya jarang sekali mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol.

Sekali peluang yang didapat tak begitu membahayakan gawang PSIS Semarang yang dikawal Saiful Amar. Akhirnya pemain jebolan Persis Junior ini ditarik keluar untuk digantikan Indra Gunawan.

Ferry mengatakan ada dua faktor yang membuat permainannya tak menggambarkan dirinya seorang top skor Persis Solo musim lalu. Selain fisik yang perlu ditingkatkan lagi, dia mengaku pasokan bola dari lini tengah sangat kurang. Umpan-umpan panjang yang dilepaskan dari lini belakang sangat sulit untuk dimanfaatkan lantaran pemain PSIS sudah siap mengadang.

“Permainan tim memang belum seperti biasanya. Kemarin masih banyak umpan-umpan panjang. Sedangkan ciri utama kita adalah umpan pendek. Saya harap laga uji coba berikutnya ada banyak pasokan bola matang ke lini depan,” tuturnya.

Meski belum menunjukkan permainan terbaiknya, Ferry termasuk salah satu pemain yang sudah direkomendasikan pelatih. Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo mengatakan Ferry merupakan sosok icon tim yang layak dipertahankan.

Tapi dia juga tak memungkiri jika penyerang berambut gondrong itu perlu meningkatkan kualitas permainannya. Mulai dari kecepatan hingga kekuatan otot untuk menahan bola.

“Semua sudah tahu, Ferry punya naluri gol tinggi. Musim lalu, apapun yang dilakukannya bisa jadi gol. Tapi kalau lihat dari sesi latihan, strength-nya masih lemah. Itu harus dikuatkan lagi agar dia bisa jadi pencetak gol sekaligus tembok bagi pemain lain,” jelas Aris Budi.

Pada musim ini, Persis Solo sudah punya empat penyerang haus gol. Mulai dari Chandra Waskito, Ferry Anto dan Indra Gunawan yang punya tipikal hampir sama, serta Ainudin Devira yang rajin gerak. Keempat pemain itu punya peluang yang sama untuk jadi andalan pada kompetisi Divisi Utama 2015.

“Mumpung masih uji coba, saya akan berusaha untuk tampil maksimal agar bisa dipercaya pelatih,” tutup Ferry.

Nofik Lukman Hakim