JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Peserta Solo Great Sale Imbau Panitia Matangkan Sistem

Peserta Solo Great Sale Imbau Panitia Matangkan Sistem

362
BAGIKAN
Solo Great Sale 2015
Solo Great Sale 2015

SOLO – Peserta Solo Great Sale menghimbau kepada panitia penyelenggara agar mematangkan dan mempunyai langkah antisipasi, terkait penukaran smart card dan pengumpulan poin di konter yang telah ditunjuk.

Seperti yang diketahui panitia penyelenggara Solo Great Sale telah menunjuk enam titik yang menjadi main konter, yakni Solo Grand Mall (SGM), Solo Paragon Lifestyle Mall, The Park Mall, Hartono Mall, Solo Square Mall, dan Beteng Trade Center (BTC). Agar persebarannya kian rata, panitia juga telah menyiapkan 27 titik konter pendukung, yang persebaran lokasinya berdasarkan zonasi.

Marketing Communication Solo Paragon Lifestyle Mall, Veronica Lahji mengatakan, pihaknya telah siap mendukung kesuksesan perhelatan Solo Great Sale.

“Kami sudah menyatakan diri akan sepenuhnya berkontribusi memeriahkan Solo Great Sale, di mana dalam rangka merayakan ulang tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Kami menyumbang 100 tenant yang siap memberikan diskon sampai 80 persen,” ujarnya saat ditemui Joglosemar di Solo Paragon Lifestyle Mall, belum lama ini.

Tidak hanya menawarkan diskon besar-besaran hampir di seluruh tenant mal-nya, pihaknya pun tak lupa membuat event-event mal yang mendukung perhelatan Solo Great Sale.

Kendati demikian, pihaknya tetap menghimbau kepada panitia agar sebelum event Solo Great Sale berlangsung, dapat mematangkan seluruh sistem IT. Pasalnya, dikhawatirkan, jika sistem belum siap akan terjadi penumpukan antrian atau komplain saat pengunjung menukar poin atau mendapatkan smart card.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Panitia Solo Great Sale, Daryono menuturkan, di sektor pengadaan smart card dan penukaran poin berbasis data base dan IT ini, pihaknya menggandeng pihak ketiga. Menurut Daryono, pihaknya akan mulai mendistribusikan smart card pada 31 Januari 2015.

“Konter yang kami sediakan sudah termasuk dengan sumber daya manusianya. Sistemnya pun terpisah, dan siap dijalankan. Jadi manajemen mal tidak perlu khawatir, dan dapat tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada pengunjung mal,”pungkasnya.

Paramita Sari Indah