JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pilkada Sragen, PDIP dan PKB Lanjutkan Koalisi Indonesia Hebat

Pilkada Sragen, PDIP dan PKB Lanjutkan Koalisi Indonesia Hebat

535
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN – Partai peraih kursi terbanyak Pileg 2014 di Sragen, PDIP mengaku akan menempatkan parpol-parpol di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sebagai prioritas utama untuk mitra koalisi menuju persiapan Pilkada Sragen Desember 2015. Sementara, PKB sebagai parpol peraih tujuh kursi mengaku lebih fokus membenahi dan menata internal terlebih dahulu meski tak menampik juga sudah menjajaki komunikasi dengan parpol-parpol lain.

Ketua DPC PDIP Sragen, Bambang Samekto mengatakan secara kalkulasi, dengan 11 kursi atau 24,4 % PDIP memungkinkan untuk mengusung calon secara mandiri. Akan tetapi, menurutnya jika memang ada peluang berkoalisi dengan parpol lain, maka hal itu akan lebih baik. Namun ia mengatakan, arah koalisi kemungkinan baru akan menjadi prioritas pembahasan setelah Konfercab DPC PDIP Sragen tanggal 7 Maret 2015 dan pasca Kongres PDIP 9 April mendatang.

“Tidak menutup kemungkinan berkoalisi karena kita tidak mungkin sendiri. Kalau wacana, melanjutkan koalisi KIH itu mungkin akan jadi prioritas utama meski tentu kondisi di daerah itu berbeda dengan nasional. Tapi sejauh ini memang belum ada pembahasan soal itu,” paparnya ditemui di sela peresmian Gedung DKK, Senin (23/2/2015).

Sementara, Ketua DPC PKB Sragen, Mukafi Fadli mengatakan dengan delapan kursi, koalisi memang menjadi pilihan wajib bagi parpolnya di Pilkada nanti. Meski demikian, saat ini masih fokus utama partainya adalah pembenahan dan penataan internal terlebih dahulu sesuai dengan instruksi dari DPP dan DPW. Setelah internal kuat, kemungkinan baru akan fokus persiapan menuju Pilkada serentak.

Soal peluang partai yang akan dijadikan mitra, secara prinsip partainya terbuka dan siap berkoalisi dengan partai apapun sepanjang semangatnya sama-sama untuk membangun Sragen yang lebih baik. Namun mengacu instruksi DPP, prioritas utama adalah menjalin koalisi dengan parpol pendukung KIH dan nanti akan dikombinasikan dengan kearifan lokal yang ada di daerah

Wardoyo