JOGLOSEMAR.CO Berita Utama PMI Membagi 10 Kursi Roda Gratis Kepada Penyandang Disabilitas di Sragen

PMI Membagi 10 Kursi Roda Gratis Kepada Penyandang Disabilitas di Sragen

412
BAGIKAN
BERI UCAPAN- Ketua PMI Sragen, Farid Anshori saat memberi ucapan selamat kepada anak-anak penyandang disabilitas yang mendapat bantuan kursi roda dari PMI Sragen, Selasa (10/2)
BERI UCAPAN- Ketua PMI Sragen, Farid Anshori saat memberi ucapan selamat kepada anak-anak penyandang disabilitas yang mendapat bantuan kursi roda dari PMI Sragen, Selasa (10/2)

SRAGEN– Terlahir dengan keterbatasan fisik ditambah kondisi ekonomi tak mampu, memang selalu memberikan pilihan hidup yang serba sulit. Tak terkecuali, para bocah penyandang disabilitas kaki yang Selasa (10/2/2015) dihadirkan bersama orangtuanya di teras markas PMI Cabang Sragen.
Fadilah (10), siswi kelas 3 SDN Karangudi asal Kedungupit RT 24/8, Sragen misalnya. Bocah yang lahir prematur hingga mengalami kelumpuhan itu mengaku bertahun-tahun harus berjuang dengan berjalan menggunakan lutut sebagai tumpuan karena orangtuanya tak mampu membelikan kursi roda.
“Sebenarnya sudah dibelikan bapak tapi agak susah soalnya cuma satu dan ditinggal di sekolah. Di rumah tidak ada. Dulu ada satu tapi buat bulik. Karena anaknya bulik juga sakit begini, jadi gantian,” ujarnya dengan nada terbata-bata.
Orangtua Fadilah, Sukamto (35) mengakui hanya mampu membelikan satu kursi roda yang terpaksa ditinggal di kelas, sehingga ketika di rumah, putrinya itu terpaksa harus jalan mbrangkang. Semua itu tak lepas dari keterbatasan ekonominya yang memang hanya mengandalkan buruh serabutan memang terlalu sulit untuk bisa membelikan kursi roda bagi putri sulungnya itu. Terlebih, putri keduanya yang juga lahir prematur dan kini berusia 4 tahun juga mengalami kelumpuhan seperti sulungnya.
Kegembiraan juga terpancar dari Sumardi (54), orangtua dari Dimas Widodo (21), remaja penyandang kelumpuhan asal Karangmalang RT 12, Masaran. Ia bahkan tak mengira bisa mendapat bantuan kursi roda yang selama hampir 15 tahun diimpikan oleh putranya.
“Mau beli nggak kuat wong anak saya empat, kerja cuma buruh serabutan. Saya sebenarnya juga kasihan lihat dia kesusahan tapi semua karena keadaan mas. Makanya ketika kemarin ada undangan mau dapat kursi roda, saya sempat nggak percaya apa ini mimpi atau tenanan. Alhamdulilah ternyata benar, rasanya seperti ketiban emas,” urainya.
Wakil Ketua PMI Cabang Sragen, Suwarno menyampaikan ada 10 bocah penyandang disabilitas yang kemarin siang mendapat kursi roda dari PMI. Menurutnya, kursi roda itu atas kerjasama dan kepercayaan lembaga USAID kepada PMI Sragen dan diberikan gratis kepada difabel tidak mampu yang membutuhkan. Salah satu kelebihan kursi roda USAID itu memang sudah didesain sesuai ukuran tubuh pemakainya, sehingga membuat pemakainya lebih nyaman dalam beraktivitas.
“Mudah-mudahan mereka semakin bahagia dengan kursi roda itu. Ini bantuan kursi roda yang pertama oleh PMI Sragen, dan karena kami sudah bekerjasama dengan USAID, nanti berapapun warga yang membutuhkan akan dilayani. Siapa yang butuh, silakan melapor ke markas, nanti akan kami cek langsung,” jelasnya.
Bantuan kursi roda kemarin diserahkan secara simbolis oleh Ketua PMI Sragen, Farid Anshori didampingi seluruh pengurus. Suwarno menambahkan PMI akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat penyandang disabilitas. Selain melapor langsung ke petugas, permintaan juga bisa disampaikan lewat line telepon markas PMI di (0271) 891587.

Wardoyo