JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kebakaran Pabrik Plastik Wonorejo

Polisi Belum Bisa Simpulkan Penyebab Kebakaran Pabrik Plastik Wonorejo

354
BAGIKAN
Petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang melahap Pabrik plastik PT Sumber Plastik di Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Minggu (08/02/2015) pagi. Menurut keterangan saksi mata api berasal dari ruang bagian utama pabrik_Foto_Maksum N F
Petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang melahap Pabrik plastik PT Sumber Plastik di Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Minggu (08/02/2015) pagi. Menurut keterangan saksi mata api berasal dari ruang bagian utama pabrik_Foto_Maksum N F

KARANGANYAR – Pasca kebakaran di pabrik daur ulang plastik Sumber Plastik di Dusun Ceplukan, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Minggu (8/2) lalu, aparat kepolisian belum dapat mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut.

Menurut Kapolsek Gondangrejo, AKP Sugeng Dwiyanto, pihaknya masih harus menunggu proses evakuasi kebakaran pabrik tuntas dilakukan. Pasalnya, tak mudah untuk benar-benar memadamkan api yang membakar aneka plastik di pabrik tersebut.
“Sampai sampai saat ini belum dapat ditemukan penyebabnya. Kami masih menunggu proses pemadaman api dari tim petugas pemadam kebakaran,” ungkap Sugeng, kepada wartawan, Senin (9/2/2015).
Sebagaimana diketahui, selang sehari semenjak kebakaran terjadi, mobil pemadam kebakaran masih lalu lalang dan petugas masih berupaya untuk memadamkan api. Bahkan asap hitam sisa kebakaran pun masih membumbung tinggi. Meski Minggu (8/2) malam hujan mengguyur lokasi, namun api masih saja menyala kembali di sejumlah titik puing-puing pabrik.
Menurut Sugeng, selama api masih menyala, pihaknya tidak dapat melakukan olah TKP untuk mengungkap pemicu kebakaran tersebut.
“Kita belum bisa periksa. Tunggu sampai evakuasi tuntas dulu,” sebutnya.
Sementara itu, pemilik pabrik daur ulang plastik Sumber Plastik, Paino saat ditemui di lokasi menuturkan dirinya akan mencari bangunan lain untuk dijadikan lokasi pabrik darurat bagi sekitar 80 karyawannya. Di sisi lain, ia akan mengupayakan untuk segera melakukan pembangunan pabrik yang porak poranda usai terbakar.
“Saya akan mencari lokasi pabrik lain untuk produksi sementara. Yang bangunan lama secepatnya akan kita bangun kembali,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan terakhir, lokasi pabrik yang telah terbakar habis tersebut telah disterilkan dan ditutup dengan police line. Hanya ada Paino dan sejumlah karyawannya yang tampak berjaga di sisa puing pabrik.
Meski masih terdapat titik-titik api kecil di sisi belakang pabrik, namun sebagian besar api telah berhasil dipadamkan.
“Tak perlu sampai direruk. Tinggal dibersihkan saja, lagipula api sudah sebagian besar padam,” imbuhnya.
Putradi Pamungkas