JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polisi Janji Tangkap Perusak Dua Hotel di Kestalan

Polisi Janji Tangkap Perusak Dua Hotel di Kestalan

220
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Kepolisian Resor Kota Surakarta menyatakan pihaknya akan mengungkap hingga tuntas kasus kejadian perusakan sebuah hotel di Kampung Kestalan Banjarsari Solo, Jawa Tengah, oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

“Saya percaya akan bisa diungkap hingga tuntas kasus perusakan oleh kelompok orang yang belum dikenal di sebuah hotel di Kestalan Solo, pada Rabu (25/2) malam,” kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi, usai kegiatan olahraga berama TNI, Polri, dan Pemkot Surakarta di Solo, Jumat (27/2/2015).

Menurut Ahmad Luthfi, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan oleh kelompok orang yang belum dikenal tersebut. Hal ini, terkait permasalahan sepele penyakit masyarakat (pekat).

“Kami akan tindak tegas jika ada organisasi apapun bentuknya yang melakukan kegiatan kepolisian kecuali Polri,” kata Ahmad Luthfi menegaskan.

Namun, kata Kapolresta, jika hal tersebut ada akan ditegakkan dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Oleh karena itu, Kapolresta mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir kejadian tersebut karena hal biasa. Jika warga mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) segera melaporkan ke kepolisian terdekat, maka polisi akan menindaknya.

Pihaknya terus meningkatkan patroli baik secara tertutup maupun terbuka untuk mengantisipasi kejadian agar tidak terulang lagi. Karena, Kamtibmas merupakan tugas Polri termasuk memberantas penyakit masyarakat.

Sementara sekelompok orang yang belum dikenal dengan mengedarai sepeda motor mendatangi sejumlah hotel di kawasan Kestalan Banjasari Solo Rabu (25/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bahkan, kelompok orang yang tidak dikenal tersebut dengan mengenakan helm penuntup wajah dan membawa senjata bentungan merusak serta melukai beberapa karyawan Holel “KM” di kawasan tersebut.

Menurut Slamet (50) salah satu karyawan Hotel KM, aksi yang dilakukan kelompok orang tidak dikenal tersebut terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 21.00 WIB.

Kelompok orang tersebut di luar hotel berteriak takbir dan kemudian sejumlah orang dengan membawa pentungan seperti “strom gun” masuk merusak sejumlah minuman teh botol di meja ruang tamu, dan sejumlah pintu kamar hotel.

Menurut Slamet kejadian tersebut berlangsung sekitar 15 menit dan setelah mereka kelihat puas meninggalkan dari lokasi hotel.

Namun, Slamet dan karyawan hotel lain juga menjadi korban sasaran pemukulan oleh kelompok orang yang tidak dikenal tersebut. Karyawan yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit dan hanya mendapatkan rawat jalan.

Antara | Bambang Dwi Marwoto