JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polisi Karanganyar Gagalkan Pesta Ciu Dalam Konser Dangdut Sera

Polisi Karanganyar Gagalkan Pesta Ciu Dalam Konser Dangdut Sera

375
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Aparat Polsek Karanganyar Kota mengamankan puluhan botol minuman keras usai konser Orkes Melayu (OM) Sera di lapangan Ngarjosari, Popongan, Karanganyar, Senin (16/2) malam. Minuman keras jenis ciu oplosan tersebut diselundupkan di area konser dan sengaja ditempatkan dalam botol minuman kemasan guna mengelabui petugas.

Menurut Kapolsek Karanganyar Kota AKP Joko Waluyono, sebelum konser pihaknya telah menggeledah penonton masuk.

 “Saat digeledah, kami tak menemukan adanya minuman keras atau benda mencurigakan lainnya. Pintu masuk konser dijaga oleh petugas sampai tiga lapis,” ungkap Joko kepada wartawan, Selasa (17/2/2015).

 Namun demikian, botol-botol minuman keras itu masih saja dapat masuk ke area konser. Pasalnya, para pelaku menyelundupkan minuman keras dalam botol dengan melempar dari kawasan parkir, dengan maksud agar diterima teman-teman di dalamnya. Botol-botol minuman kemasan berisi ciu oplosan tersebut sebelumnya sudah disiapkan di bilik-bilik tepi lapangan.

 Petugas kepolisian mendapati botol berisi minuman keras tersebut berserakan di antara semak belukar. Alhasil, petugas pun kemudian melakukan penyisiran di area konser itu hingga menemukan belasan botol lainnya. Total, terkumpul 20 botol dengan berbagai ukuran. Hanya saja, tak satu pun pembawa miras tersebut tertangkap basah oleh aparat.

 “Kemungkinan para penonton juga sudah mabuk ketika hendak memasuki arena konser,” sebut Joko.

 Sebagaimana diketahui, penampilan OM Sera tersebut menandai penutupan Turnamen Perseha Cup I 2015. Konser orkes melayu asal Gresik, Jawa Timur itu dibuka oleh Savana, kelompok musik lokal beraliran reggae asal Karanganyar.

 Beruntung pertunjukan tersebut berlangsung relatif kondusif meski hanya dijaga 1 regu polisi berjumlah 10 orang. Tak ada keributan yang terjadi selama konser berjalan.

 “Ada seorang penggemar grup tersebut yang terlantar. Dia ditinggalkan teman-temannya, kemudian kami antarkan sampai Palur supaya mendapat bus arah ke Jawa Timur dan dapat segera pulang,” imbuh Joko.

Putradi Pamungkas