JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polusi di Perkotaan Picu Munculnya Badai dan Petir

Polusi di Perkotaan Picu Munculnya Badai dan Petir

341
BAGIKAN

 ilustrasi
ilustrasi

SEBUAH studi baru menunjukkan petir dan badai akan banyak terjadi di wilayah perkotaan daripada pedesaan.

Para peneliti yang mempelajari kelahiran badai atau yang lebih dikenal dengan inisiasi badai di tahun 1997 dan 2013 menemukan peningkatan yang singnifikan di daerah padat penduduk seperti Atlanta. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan polusi dan suhu di wilayah ini dibandingkan daerah pedesaan pada lokasi yang sama.

Para peneliti dari Northern Illinois University mempelajari data radar untuk menentukan di mana inisiasi badai yang terjadi di tenggara Amerika Serikat pada tahun 1997 dan 2013. Mereka menemukan kemungkinan terjadi badai di perkotaan lebih besar 5 persen daripada di pedesaan dengan ukuran yang sama.

Badai mungkin terjadi pada kota-kota yang berbulan-bulan bersuhu hangat, diperkirakan pada bulan Juli hingga Agustus di waktu siang dan sore hari.

Selama seminggu pabrik-pabrik yang ada di kota menghasilkan polusi dan meningkat saat akhir pekan. Berbeda dengan desa yang tidak ada perbedaan saat hari kerja maupun akhir pekan.

“Selain polusi, perkotaan juga menciptakan lebih banyak badai yang dapat mengakibatkan petir, hujan es, angin kencang dan banjir bandang,” kata ketua penelitian Alex Haberlie.

Seperti yang dilansir Dailymail banyak ahli memprediksi pemanasan global akan menyebabkan peningkatan badai. Hal ini juga sering digunakan sebagai indikator kenaikan suhu dan perubahan iklim.

Studi terpisah yang ditemukan bulan ini menemukan badai akan meningkatkan suhu panas di dunia. Itu berarti jumlah badai yang akan terjadi cenderung bertambah juga. Akan tetapi badai yang terjadi akan semakin kuat. Para fisikawan mengatakan ini merupakan dampak pemanasan global yang akan mempengaruhi atmosfer.

Bayu Arya Putra