JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pompa Air Bocor, Gandekan Kebanjiran

Pompa Air Bocor, Gandekan Kebanjiran

312
BAGIKAN
Warga bermain di depan Taman Cerdas Gandekan Solo yang tergenang air luapan Sungai Bengawan Solo_Foto_Maksum N F
Warga bermain di depan Taman Cerdas Gandekan Solo yang tergenang air luapan Sungai Bengawan Solo_Foto_Maksum N F

SOLO-Puluhan rumah yang ada di Kelurahan Gandekan, Jebres terendam banjir Rabu (11/2/2015). Air luapan Kali Pepe itu menggenangi rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Kondisi ini disebabkan adanya kebocoran pada pintu air Gandekan yang sekaligus digunakan sebagai rumah pompa. Kebocoran itu terdapat disisi timur pintu dengan panjang lebih kurang 50 sentimeter dan lebar lebih kurang 5 sentimeter.

Kerusakan ini membuat upaya pemompaan air dari sungai Butuh ke sungai Pepe tidak bisa maksimal. Justru, air yang dipompa kembali lagi ke sungai Butuh dan menggenangi pemukiman warga. Kerusakan ini kata petugas rumah pompa Gandekan, Suharyanto sudah terjadi cukup lama.

Bahkan dirinya juga sudah melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Surakarta. Tetapi, sampai saat ini belum juga ada tindakan. “Kita sudah melaporkan ke DPU, tetapi ya belum ada tindakan perbaikan,” katanya.

Hari ini, operasinal pompa Gandekan sudah dilakukan selama 11 jam. Tetapi, upaya tersebut tidak membuat kawasan Gandekan luput dari genangan banjir. Kawasan yang tergenang banjir diantaranya yakni kawasan RT 1 dan 2 RW II, RT 5 RW III.

Tidak hanya menggenangi rumah warga, komplek Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Cerdas juga ikut terendam. Sartoto selaku petugas kebersihan taman cerdas Gandekan kepada wartawan mengatakan, air mulai masuk kawasan taman cerdas pada pukul 07.00 WIB. Ketinggian air terus meningkat hingga mencapai selutut orang dewasa.

“Sampai Februari ini sudah ada empat atau lima kali air masuk. Kalau yang ini tadi mencapai ketinggian mencapai 50 sentimeter,” terangnya. Kondisi ini membuat pelayanan taman cerdas yang biasanya dibuka mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB untuk sementara dihentikan.

Lurah Gandekan Daliman mengatakan, ada empat wilayah di Gandekan yang rawan banjir diantaranya. RT 1, 2, RW II (221 KK), RT 2 RW I (100 KK), dan RT 1 RW IV (117 KK).

“Kita selalu melakukan pemantauan bersama pihak terkait, kalau untuk lokasi evakuasi kita sudah siapkan kompleks kantor Kelurahan ini sebagai tempat evakuasi. Tetapi, sampai saat ini kondisi masih relatif aman,” tuturnya.

Ari Purnomo