JOGLOSEMAR.CO Berita Utama PPATK Blokir Semua Rekening Untung Wiyono

PPATK Blokir Semua Rekening Untung Wiyono

642
BAGIKAN

Untung Wiyono
Untung Wiyono

SRAGEN – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir seluruh rekening perbankan milik terpidana korupsi Kasda Sragen, Untung Wiyono beserta keluarganya.

“Ya, memang benar ada pemblokiran terhadap semua rekening terpidana perkara korupsi Kasda Untung Wiyono dan semua anggota keluarganya. Jadi untuk sementara PPATK memang memblokir rekening mereka sampai kerugian negara sebesar Rp10,501 miliar itu dibayarkan ke negara,” papar Kepala Kejari Sragen, Victor Saut Tampubolon, Rabu (4/2/2015).

Ia mengungkapkan pemblokiran rekening itu memang atas permintaan tim eksekusi putusan MA lantaran hingga dua tahun lebih, Untung tak kunjung memenuhi kewajibannya membayar kerugian negara yang dibebankan. Sementara, dua terpidana lainnya yakni Sri Wahyuni dan Koeshardjono sudah memenuhi kewajiban membayar denda maupun kerugian negara.

Langkah PPATK itu juga untuk mencegah kemungkinan lebih buruk mengingat serangkaian upaya pengejaran aset hingga upaya penyitaan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Kemungkinan buruk yang dimaksud adalah adanya indikasi upaya pengalihan atau pemindahtanganan kepemilikan aset-aset terpidana kepada anggota keluarganya untuk menghindari penyitaan paksa.

Menurut Victor, upaya tim eksekusi dengan melayangkan tiga kali surat permohonan pengosongan rumah terpidana di di Jl Batu Alam Jaya No.62U, Condet, Jakarta Timur, hingga kini juga belum mendapat titik terang.

“Karena beberapa kali surat yang kita layangkan ke BPN Jakarta Timur, juga belum mendapat jawaban yang pasti. Pernah kita diberi nomor surat hak milik (SHM) tanah dari BPN Jakarta Timur tapi ternyata selanjutnya ketika kita lacak ternyata disampaikan pihak BPN itu bahwa nomor SHM-nya itu ternyata keliru. Makanya PPATK kemudian bergerak memblokir semua rekening untuk mencegah upaya pengalihan aset,” jelasnya.

Kasie Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Jateng, Eko Suwarni tidak menampik adanya pemblokiran rekening terpidana korupsi Kasda, Untung Wiyono dan kerabatnya oleh PPATK tersebut. Namun, karena hal itu menjadi bagian dari upaya penuntasan eksekusi putusan MA yang kewenangannya ada pada Kejaksaan Negeri Sragen, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada Kejari Sragen.

Wardoyo