JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Proyek Jembatan Kali Anyar di Mojosongo Tuai Kendala

Proyek Jembatan Kali Anyar di Mojosongo Tuai Kendala

304
BAGIKAN
Ilustrasi pembangunan jembatan | Foto: Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi pembangunan jembatan | Foto: Maksum Nur Fauzan

SOLO -Rencana pembangunan jembatan penghubung antara Sabrang Lor, Kelurahan Mojosongo dan Jebres, Kelurahan Jebres menemui banyak kendala. Padahal, jika jembatan penghubung tersebut terbangun perkembangan kawasan Solo Utara diklaim akan semakin cepat.

Jembatan penghubung dua lokasi ini direncanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo akan dilaksanakan pada 2015 ini. DPU bahkan sudah menyiapkan anggaran mencapai Rp2 miliar, dari total kebutuhan yang diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPU Solo, Nur Basuki mengatakan, pihaknya masih mecari lokasi yang paling tepat untuk membangun jembatan tersebut.

“Tetapi dilokasi yang rencananya akan dibangun itu berdiri beberapa bangunan milik warga, sehingga harus melakukan pembebasan lahan,” terangnya kepada Joglosemar, Kamis (5/2/2015).

Padahal, Nur melanjutkan, anggaran yang dikeluarkan untuk proyek jembatan penghubung ini tidak termasuk dengan anggaran pembebebasan lahan. Sehingga, DPU belum bisa memutuskan titik pembangunan jembatan.

Nur mengatakan, pembangunan jembatan penghubung ini sangat diperlukan. Karena, selama ini kawasan tersebut seolah tidak terhubung dengan kawasan yang berada di dekatnya yakni Jebres. Kalaupun bisa melintas, para pengguna kendaraan roda empat khususnya, harus memutar lebih kurang sejauh tiga kilometer untuk bisa ke kawasan Jebres. Padahal, jika jembatan itu terbangun maka jarak tempuh akan semakin singkat, sehingga bisa membuka peluang untuk meningkatkan perkembangan kawasan tersebut.

Jembatan yang akan menghubungkan Sabrang Lor dan Jebres memiliki panjang lebih kurang 40 meter. Dengan lebar lebih kurang tujuh meter. Perkiraan ini dengan memperhitungkan elevasi air yang mengalir di Kali Anyar.

Ari Purnomo