JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Proyek Rumah Deret di Keprabon Ditarget Rampung Mei

Proyek Rumah Deret di Keprabon Ditarget Rampung Mei

221
BAGIKAN
RUMAH DERET- Warga melintas didepan rumah deret Pringgondani kawasan Pringgading RT III RW VII Stabelan, Solo, Jumat (9/5). Rumah deret tersebut terdiri 36 petak rumah untuk ditinggali 36 kepala keluarga.  Mohammad Ayudha
RUMAH DERET- Warga melintas didepan rumah deret Pringgondani kawasan Pringgading RT III RW VII Stabelan, Solo | Joglosemar/Mohammad Ayudha

SOLO –Pembangunan dua rumah deret di Kelurahan Keprabon Kecamatan Banjarsari dilanjutkan pada Februari ini. Pemkot memperkirakan proyek yang didanani oleh APBN itu bisa selesai pada Mei tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Endah Sitaresmi menjelaskan saat ini masuk tahapan penjelasan lelang(aanwijzing). Selanjutkan Surat Perintah Kerja (SPK) direncanakan keluar pada pertengahan bulan ini. “Pembangunannya sekitar tiga bulan, jadi Mei ini diharapkan bisa selesai,” katanya, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Sita sapaan akrabnya mengungkapkan pada tahapan lanjutan ini, Pemkot hanya melakukan tahapan finishing. Sita menyebutkan anggaran lanjutan untuk dua proyek rumah deret dianggarkan masing-masing Rp4,5 miliar dan Rp4,3 miliar. Sebelumnya, Pemkot mengalokasikan dana Rp 10 miliar dalam pembangunan tahap awal.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Agus Djoko Witiarso menjelaskan pembangunan rumah deret merupakan bagian dari penataan kawasan Kali Pepe, di mana, area itu tadinya merupakan area kumuh. “Tapi saat ini sudah bersih dari rumah-rumah itu dan kita sediakan rumah deret sehingga bisa lebih tertata,” katanya.

Lebih lanjut, penataan area itu dibagi menjadi tujuh segmen. Saat ini, lanjut dia, pengerjaannya baru memasuki segmen satu. “Kita akan bangun secara bertahap. Yang jelas, tujuh segmen itu dimulai dari Keprabon hingga belakang Mangkunegaran,” katanya.

Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan rumah deret akan dibangun sebanyak dua lantai. Lantai bawah didesain untuk tempat usaha warga dan lantai dua dipergunakan sebagai hunian.

Murniati