JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Puting Beliung Rusak 14 Rumah di Wonogiri, Seorang Tewas

Puting Beliung Rusak 14 Rumah di Wonogiri, Seorang Tewas

433
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI- Awal tahun 2015 bencana terus melanda Kabupaten Wonogiri. Setelah sejumlah desa di beberapa kecamatan diterjang banjir dan longsor, bencana putting beliung menyusul.

Di wilayah Kecamatan Purwantoro amukan angin puting menerpa tiga desa, Sabtu (14/2). Antara lain desa Ploso, Talesan dan Sendang, Akibatnya amukan angin putting beliung itu sedikitnya 14 rumah warga parah.

Camat Purwnatoro Khamid Wijaya menuturkan, di desa Ploso dua rumah rusak berat dan lima rumah rusak ringan. Dua rumah warga di desa Ploso yang rusak berat antara adalah milik Sudir  dan Sunar.  Rumah yang rusak ringan milik Agung, Warno, Sarman, Maman, Santoso.

Lanjutnya, lima rumah di Desa Talesan dua rumah juga mengalami rusak berat dan tiga rumah mengalami rusak ringan. Yaitu rumah Narmin dan Pardi rusak berat, sedang rumah milik Karinem, Darimin dan Warto rusak ringan. Sementara, Di Desa Sendang yang terkena bencana angin ribut adalah rumah Misiyem, dan Parno. Kedua rumah mengalami rusak berat.

“Nilai kerugian rumah yang terkena puting beliung belum diketahui jumlahnya,” ujar Khamid, Minggu (15/2/2015) melalui sambungan telepon

Selain amukan puting beliung, hujan yang mengguyur Kecamatan Purwantoro juga merusak infrastruktur. Katanya talud di Desa Joho runtuh akibat hujan deras.

Tewas

Sementara itu, Sabtu (14/2) hujan deras di sertai angin kencang juga sempat melanda kawasan Gunung Pegat Kecamatan Nguntoronadi.  Sejumlah pohon di tebing hutan Gunung Pegat tumbang.

Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Minggu (15/2) mengatakan seorang pengendara sepeda motor tewas. Menurutnya, korban Sugiyanto (50) warga Dusun Badran RT 02 RW 04 Desa/Kecamatan Baturetno itu tertimpa pohon saat perjalanan pulang kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega AD 2295 WG.

Bambang mengungkapkan, sekira pukul 18.30 terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Diguga, saat Sugiyanto melintas pohon berdiameter 19 cm  tumbang dan mengenai kepalanya. ” Korban mengalami luka parah pada kepalanya. Dan tewas di tempat kejadian,” ungkapnya.

Arief Setiyanto