JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ribuan Warga Klaten Masih Buta Huruf

Ribuan Warga Klaten Masih Buta Huruf

320
BAGIKAN

Ilustrasi

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalu Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten terus mengiatkan pemberantasan buta huruf. Pasalnya masih sekitar ribuan warga di Klaten yang mengalami buta huruf atau belum bisa membaca dan menulis. Bahkan Klaten dalam hal angka buta huruf sendiri masuk kedalam  10 besar se-Propinsi Jawa Tengah (Jateng).

“  Hingga awal tahun 2015 ini ada sekitar 1.500 warga Klaten yang masih mengalami buta huruf, dengan rentang umur 15 tahun hingga 59 tahun,”ungkap Kabid Pendidikan Non Formal Disdik Klaten, Listyowati, Jumat (13/02/2015).

Listyowati melanjutkan, untuk menurunkan angka buta huruf tersebut, pihaknya pada tahun ini akan mengiatkan program Jaring Garap (Jaga). “Kita akan kelompokkan para warga yang buta huruf  dalam 75 kelompok terlebih dahulu, hal itu dilakukan untuk mempercepat programnya,”jelasnya.

Menurut Listyowati, program Jaga ini merupakan lanjutan dari program tahun lalu, dalam program tersebut pihaknya juga mengandeng  Kodim 0723/Klaten bersama beberapa elemen masyarakat.

“Kami juga dibantu oleh para anggota PKK dari seluruh Klaten sebagai motivatornya. Sedangkan program Jaga sendiri sudah berjalan sejak bulan Agustus tahun lalu,”tuturnya.

Dalam program Jaga tersebut, Listyowati menjelaskan lebih lanjut, dari program pemberantasan buta huruf ini, setiap warga Klaten yang masih buta huruf akan mendapatkan bantuan senilai Rp 360 ribu dari Anggrana Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tahun ini hanya dijatahkan untuk 300 warga saja. Jadi total bantuan untuk program pemberantasan buta aksara di Klaten tahun ini sebesar Rp 108 juta.

“Kami optimis tahun ini dapat menekan angka buta huruf hingga lebih dari 25 persen, itu minimal. Dan program ini akan kami terus jalankan hingga di Klaten tidak ada lagi warga yang buta huruf,”pungkasnya.

Dani Prima