JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Ronald Koemen Kritik Cara Kerja Manajer MU

Ronald Koemen Kritik Cara Kerja Manajer MU

198
BAGIKAN
Louis van Gaal
Louis van Gaal

INGGRIS – Cara kerja Louis van Gaal mendapatkan “serangan” dari mantan asistennya yang kini menukangi Southampton, Ronald Koeman. Menurut Koeman, gaya Van Gaal telah membuat para pemain merasa ketakutan.

“Ketika Anda mendatangkan Van Gaal, Anda mendatangkan kualitas. Tapi, Anda juga mendatangkan seseorang yang berpikir dia tahu segalanya. Dan itu akan menyebabkan perselisihan,” tutur Koeman kepada Mirror.

Koeman menjadi asisten Van Gaal di Barcelona pada periode 1998-2000. Kombinasi keduanya menghasilkan gelar La Liga untuk Barca pada tahun 1999. Ketika Van Gaal meninggalkan Barca pada tahun berikutnya, Koeman ikut pergi dari Camp Nou.

Koeman kembali bertemu Van Gaal pada tahun 2004. Saat itu, Koeman menjadi pelatih Ajax Amsterdam dan Van Gaal baru saja ditunjuk sebagai direktur teknik Ajax. Kedatangan Van Gaal rupanya menjadi masalah bagi Koeman. Pasalnya, Van Gaal tak cuma mengurusi masalah jual-beli pemain, tapi juga ikut mencampuri urusan taktik dan strategi tim yang harusnya menjadi wilayah Koeman sebagai pelatih.

Koeman dan Van Gaal akhirnya benar-benar berseteru. Tak berselang lama, Van Gaal mengundurkan diri dari posisinya. Koeman sendiri juga ikut mundur beberapa bulan kemudian.

Pada musim panas lalu, Koeman dan Van Gaal sama-sama merantau ke Premier League. Koeman dipercaya melatih Southampton, sedangkan Van Gaal ditunjuk sebagai manajer Manchester United.

Tim-nya Koeman dan Van Gaal saat ini sedang bersaing memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan. Southampton berada di posisi kelima klasemen dengan koleksi 46 poin, sementara MU satu tingkat di atasnya dengan selisih satu poin.

“Ada perbedaan besar antara dirinya dan saya sebagai manajer. Saya adalah asistennya di Barcelona setelah Piala Dunia 1998. Saya belajar banyak hal dari dia,” sambung Koeman.

“Namun, cara dia menangani para pemain benar-benar berbeda dengan cara kerja saya. Saya tidak membebani para pemain dengan banyak tekanan,” ujarnya.

“Ketika Van Gaal yang memimpin, ada rasa takut di dalam timnya. Para pemain punya rasa takut kepada mister Van Gaal. Itu tidak selalu bagus,” kata Koeman.

Detik – Meylan