JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sadis, Delapan Pemburu Gading Bantai Enam Gajah Sumatera

Sadis, Delapan Pemburu Gading Bantai Enam Gajah Sumatera

254
BAGIKAN

Gajah Sumatera | Foto: ensiklopediaindonesia.com
Gajah Sumatera | Foto: ensiklopediaindonesia.com

PEKANBARU – Polda Riau mengungkapkan delapan orang pemburu gading yang baru saja diringkus, telah membantai enam ekor gajah Sumatera liar di dua provinsi berbeda.

“Sindikat ini sangat kejam, mereka menembak gajah itu di kepala sebelum diambil gadingnya. Saya menduga kuat ini bagian dari sindikat karena beroperasi di provinsi berbeda, yaitu di Riau dan Jambi,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Y.S Widodo kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (11/2/2015).

Sebelumnya, polisi menangkap delapan orang pembantai gajah tersebut di Pekanbaru pada Selasa (10/2/2015) petang. Petugas menyita sepasang gading dan senjata berburu.

Ia menjelaskan gading yang disita dalam penangkapan diakui tersangka berasal dari gajah liar jantan yang dibunuh di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Tersangka akhirnya juga mengakui bukan kali itu saja mereka membantai satwa bongsor itu untuk diambil gadingnya.

“Tersangka dalam pemeriksaan mengakui tiga hari lalu mereka baru membunuh tiga ekor gajah liar di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Ada satu betina dan dua jantan yang dibunuh,” ujarnya.

“Mereka ternyata pada September 2014, mereka juga membunuh dua ekor gajah di Provinsi Jambi dan gadingnya sudah dijual. Pengakuannya gading dijual seharga Rp8 juta,” lanjut Kombes Y.S Widodo.

Para tersangka berinisial FA (50), HA (40), R (37), MU (52), S (30), R (30), I (25), AS (50). Mereka hingga kini masih diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Riau. Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 21, huruf D Undang-Undang No 5 tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati. Mereka terancam dihukum lima tahun penjara, dan denda Rp200 juta.

Antara