JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sekolah Non Sasaran Diarahkan untuk Terapkan Kurikulum 2006

Sekolah Non Sasaran Diarahkan untuk Terapkan Kurikulum 2006

242
BAGIKAN

kurikulum-2013KARANGANYAR – Seluruh sekolah non sasaran penerapan Kurikulum 2013 bakal segera diarahkan untuk menerapkan kembali Kurikulum 2006. Secara bertahap, penerapan tersebut bakal dilakukan untuk menyeragamkan metode kurikulum yang ada.

Ditemui di sela-sela Sosialisasi 4 Pilar NKRI di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar akhir pekan lalu, Anggota Komisi X DPR, Laila Istiana mengemukakan selain di 6.221 sekolah sasaran Kurikulum 2013, diputuskan untuk kembali ke Kurikulum 2006, dengan segala resikonya.

“Berdasarkan pembahasan sekitar dua minggu yang lalu, selain di 6221 sekolah itu, akan dikembalikan ke Kurikulum 2006. Ini bukan stop, tapi nanti akan berjalan secara bertahap, sekitar 2019 sudah akan beralih secara keseluruhan. Itu janji dari Mendikbud,” ungkap Laila.

Menurut Laila, salah satu pertimbangan penetapan keputusan tersebut adalah belum adanya kesiapan dari sisi pengajar secara 100 persen. Jika sekolah non terapan tersebut berpedoman dengan Kurikulum 2013, pada akhirnya mereka juga akan tetap kesulitan.

“Untuk sekolah yang sudah menerapkan di sejumlah daerah, nanti Dapodiknya akan tetap menjadi 2006. Meskipun mereka sudah merasakan itu bagus, namun secara administrasi, nanti akan agak kacau kalau berjalan sendiri-sendiri,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah buku pendamping sesuai Kurikulum 2013 telah didistribusikan ke sejumlah sekolah. Laila tak menampik hal tersebut menjadi salah satu imbas penerapan kembali Kurikulum 2006.

“Di sisi lain, untuk buku-buku yang sudah terlanjur didistribusikan, memang kemudian secara kasat mata jadi muspro. Namun bisa disimpan dahulu, bisa dipakai secara bertahap,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Sutarno mengatakan seluruh sekolah non sasaran Kurikulum 2013 pada akhirnya akan kembali ke Kurikulum 2006. Meski di Karanganyar masih ada sejumlah sekolah yang menerapkan kurikulum 2013, namun secara bertahap akan kembali ke Kurikulum 2006.

“Sejauh ini di Karanganyar ada 12 Sekolah Dasar, 6 SMP, 3 SMA dan 3 SMK sebagai sekolah sasaran yang akan tetap jalan terus dengan Kurikulum 2013, sebagai percontohan. Yang lain akan dikembalikan ke 2006. Intinya akan berjalan bertahap, sampai 2019 diharapkan seragam,” jelasnya.

Putradi Pamungkas