JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Selain Merusak Otak, Sabu Juga Sebabkan Penuaan Dini

Selain Merusak Otak, Sabu Juga Sebabkan Penuaan Dini

355
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

PARA pengguna sabu biasanya memiliki penampilan yang terlihat tua, mulai dari kulit wajah yang keriput hingga badan yang kurus. Para ilmuwan menemukan akibat mengkonsumsi sabu dapat merusak sel – sel dalam tubuh dan mengakibatkan penuaan dini.

Methamphetamine yang terkandung dalam sabu merupakan zat adiktif yang dapat membuat penggunanya memiliki energi yang meningkat dan rasa euforia berlebihan. Hal ini dapat merusak saraf otak dan bagian tubuh lainnya. Dari hasil pemeriksaan post- mortem penggunaan sabu dapat mengakibatkan penuaan, pengerasan arteri dan gangguan sistem penglihatan.

Dalam studi yang dilakukan di University of California tentang pengaruh methamphetamine terhadap sel- sel dalam tubuh, diperoleh hasil zat tersebut menyebabkan kelainan pada sel metabolisme lemak. Hal ini memicu terjadinya peradangan yang ekstrim, sehingga menyebabkan sel-sel dalam tubuh mati sehingga berdampak pada penampilan yang terlihat lebih tua.

Para ilmuan menemukan produksi ceramide melibatkan sejenis protein yang sering disebut faktor nuklir kappa beta. Protein ini mengatur DNA protein lain sehingga fungsi tubuh normal. Namun methamphetamine menyebabkan sel tersebut rusak sehingga memicu peningkatan produksi sel penuaan ceramide. Terjadinya peningkatan produksi ceramide mengakibatkan metabolisme sel yang cepat pula.

“Kami menemukan adanya pemicu yang menyebabkan proses penuaan karena penggunaan methamphetamine,” kata Profesor Daniele Piomelli dari University of California dilansir dailymail.

Bayu Arya Putra