JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Selasa Pagi, Rupiah Menguat Jadi 12.644 per Dolar

Selasa Pagi, Rupiah Menguat Jadi 12.644 per Dolar

243
BAGIKAN

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (3/2/2015) pagi bergerak menguat sebesar 41 poin menjadi Rp12.644 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.685 per dolar AS.

“Setelah sempat mendatar, mata uang rupiah bergerak menguat terhadap dolar AS. Sentimen dari data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang baik masih mampu menopang mata uang domestik,” kata pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova di Jakarta, Selasa.

Rully menambahkan membaiknya laju inflasi dan neraca perdagangan Indonesia dalam jangka pendek ini akan menahan laju tren penguatan dolar AS di dalam negeri. BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia untuk periode Desember 2014 surplus sebesar 190 juta dolar AS. Data lainnya, Januari 2015 terjadi deflasi sebesar 0,24 persen dipicu oleh penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Secara fundamental ekonomi Indonesia masih positif, namun membaiknya perekonomian AS serta ekspektasi kenaikan suku bunga AS dapat menahan laju rupiah untuk meningkat lebih tinggi,” katanya.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan data purchasing managers index (PMI) manufacturing Tiongkok yang melambat dapat menjadi sentimen negatif bagi mata uang regional termasuk rupiah.

Di sisi lain, lanjut Cipta, situasi politik dalam negeri terkait KPK-Polri juga masih memberikan tambahan sentimen negatif terhadap rupiah, diharapkan Presiden Jokowi dapat meredam konflik itu sehingga investor kembali masuk ke mata uang domestik.

Antara