JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sering Mendadak Sakit Kepala? Ini Dia Penyebabnya

Sering Mendadak Sakit Kepala? Ini Dia Penyebabnya

186
BAGIKAN

 

ilustrasi
ilustrasi

BANYAK orang beranggapan sakit kepala disebabkan kekurangan air atau terlalu banyak minum alkohol. Namun para ahli menyatakan sakit kepala disebabkan oleh tekanan yang ada pada leher, serta diperburuk oleh posisi tubuh yang buruk.

Sebanyak 80 persen sakit kepala disebabkan otot- otot leher. Selain itu sekitar 40 persen orang mengalami sakit kepala setidaknya sekali dalam seminggu dan 67 persen sebulan sekali atau lebih. Sakit kepala dirasa mempengaruhi kualitas hidup seseorang, karena tidak efektif dalam melakukan segala sesuatu.

Julis Sugrue, seorang fisioterapis mengatakan di kepala dan leher terdapat setidaknya 36 otot dan 20 di antaranya merujuk pada nyeri di kepala. Sakit kepala yang disebabkan otot leher berlangsung selama 30 menit sampai 2 hari.

“Faktor sikap tubuh yang buruk dan peningkatan ketegangan leher dapat menyebabkan rasa pusing di kepala,” katanya.

Seperti yang dilansir Dailymail, 70 persen orang yang mengalami sakit kepala akan mengobatinya setelah 20 menit. Kebanyakan orang mengobatinya menggunakan parasetamol. Namun menurut Dr Andrew Dowson dari Rumah Sakit King College London menyarankan menggunakan ibuprofen.

“Ibuprofen dianjurkan sebagai obat pertama untuk menangani masalah sakit kepala bersama parasetamol dan aspirin,” ungkapnya.

“Ketidaktahuan orang terhadap pengobatan sakit kepala merupakan suatu masalah tersendiri,” sambungnya.

Penelitian yang dilakukan Nurofen Express, menunjukkan sakit kepala banyak terjadi saat membaca karena posisi yang buruk. Selain itu membungkuk saat melihat layar ponsel memberi tekanan pada tulang belakang leher dan bagian tulang belakang di atas bahu. Tekanan ini akan menyebabkan rasa nyeri yang kemudian menyebabkan sakit kepala.

Bayu Arya Putra