JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo Kucurkan Rp 10 Miliar Perbaiki Drainase di Banyuanyar, Semanggi dan Tipes

Solo Kucurkan Rp 10 Miliar Perbaiki Drainase di Banyuanyar, Semanggi dan Tipes

477
BAGIKAN

Genangan yang sering terjadi saat Kota Solo diguyur hujan | Joglosemar/Abdullah AzzamSOLO – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk memperbaiki drainasi kota yang rusak. Untuk mulai pengerjaannya akan dilakukan bulan Mei mendatang, pasalnya jika saat ini dilakukan akan terganggu turunnya hujan mengingat kondisi cuaca tidak mendukung.

“Kami siapkan sekitar Rp 10 miliar untuk memperbaiki drainase di wilayah Solo yang rusak. Ini tidak hanya memperbaiki tapi juga membuat baru jika disatu daerah belum ada sistem drainasenya,” ujar Kepala Bidang Drainase DPU Arif Nurhadi, Jumat (13/2/2015).

Drainase yang akan diperbaiki itu ada dibeberapa wilayah, seperti Semanggi, Tipes, Banyuanyar atau Nusukan. Ada juga itu dari aspirasi masyarakat yang kondisi drainase diwilayahnya tidak berfungsi sehingga meluap dan terjadi genangan air. Itu merupakan hasil pendataan petugas yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, kebanyakan itu kondisinya rusak tapi ada juga yang buat  baru karena belum ada sistem drainasenya.

“Itu menyebar dibeberapa wilayah, saya tidak hafal dimana saja lokasinya. Harapannya ini bisa mengantisipasi genangan akibat drainase rusak jika hujan turun,” kata dia.

Proyek ini akan mulai dikerjakan sekitar Bulan Mei atau Juni mendatang mengingat saat ini sering turun hujan. Jika dilakukan saat ini pastinya akan jadi masalah baik itu dari pelaksana ataupun pengelola, makanya itu jadi pertimbangan dan menunggu musim penghujan sudah selesai. Target sebelum Bulan Desember mendatang semua proyek perbaikan drainase ini bisa selesai.

“Hujan itu jadi pertimbangan kami untuk pelaksanaannya, makanya menunggu musim penghujan selesai sekitar bulan Mei. Kalau untuk lelangnya itu dilakukan bersama-sama,” sambungnny.

Sementara itu drainase atau gorong-gorong dibawah Jalan Kapten Mulyadi di dekat Pasar Kliwon kembali ambles. Padahal beberapa waktu lalu sudah di perbaiki dengan ditambal oleh pengelola proyek. “Ini ambles lagi padahal sudah diperbaiki. Pastinya membuat pengedara motor dan mobil harus hati-hati,” pungkasnya salah satu pengguna jalan, Nuryanto.

Ari Welianto