JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sritex Dragons Lagi-lagi Takluk dari Surabaya Fever

Sritex Dragons Lagi-lagi Takluk dari Surabaya Fever

223
BAGIKAN
Pemain Sritex Dragon Solo Tania dihadang pemain Surabaya Fever Mega Nanda pada lanjutan IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014-2015 Seri III Solo, Kamis (26/02/2015) di Sritex Arena Solo. Foto: Maksum N F
Pemain Sritex Dragon Solo Tania dihadang pemain Surabaya Fever Mega Nanda pada lanjutan IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014-2015 Seri III Solo, Kamis (26/02/2015) di Sritex Arena Solo. Foto: Maksum N F

SOLO – Sritex Dragons Solo lagi-lagi harus mengakui keunggulan Surabaya Fever. Pada laga pembuka seri III Indihome Womens National Basketball League (WNBL) Indonesia di Sritex Arena, Kamis (26/2/2015) siang, Maharani Adhipuspitasari dan kawan-kawan menyerah 44-79.

Sejak awal permainan, tim besutan Pek King Dhay sudah kesulitan membendung laju Fever. Memanfaatkan agresivitas Raisa Hamidah, Fever dengan mudah mengobrak-abrik pertahanan Sritex Dragons. Quater pertama ditutup dengan keunggulan Fever 21-11.

Keadaan tak banyak berubah di quater kedua. Lemahnya koordinasi permainan dan akurasi lemparan, mereka kesulitan mengejar ketertinggalan. Hanya 11 poin didapat Sritex Dragons untuk menutup quater kedua dengan keunggulan Fever 36-22.

Fever semakin menggila di dua quater akhir. Penyelesaian akhir maksimal Gabriel Sophia dan kawan-kawan membuat perolehan poin mereka semakin bertambah. Sebaliknya serangan tuan rumah yang dibangun lewat Tania Rasidi sering kandas karena kesalahan passing. Quater tiga Fever unggul jauh 59-33.

Quater empat seolah jadi milik Fever. Dengan mudah mereka menghasilkan poin tambahan untuk mengulang kesuksesan di Surabaya. 20 poin tambahan mengakhiri laga dengan kemenangan Fever 79-44.

Ini jadi kekalahan kedua Sritex Dragons atas Fever. Saat seri II lalu, mereka juga kalah telak 48-81. Koleksi tujuh poin dari enam pertandingan membuat posisi mereka di klasemen tak berubah, tetap peringkat lima.

Sebaliknya Surabaya Fever memperpanjang rekor kemenangan enam kali secara beruntun. Posisi di puncak klasemen semakin tak tergoyahkan.

“Hari ini anak-anak tampil jelek. Sangat berbeda dibanding saat sesi latihan. Passing tidak maksimal, akurasi lemparan tidak maksimal. Mungkin ada nervous saat main di kandang sendiri,” terang Pelati Sritex Dragons Pek King Dhay usai laga.

Kekurangan hari ini segera dievaluasi pada Jumat (27/2/2015). Rencananya, Pek King Dhay mengagendakan sekali latihan untuk persiapan strategi di pertandingan selanjutnya.

“Jeda satu hari paling tidak bisa untuk istirahat. Kalau untuk membenahi secara keseluruhan jelas tidak mungkin. Semoga hasilnya lebih bagus di dua sisa,” tambah Pek King Dhay.

Pada laga selanjutnya, Sritex Dragons akan menghadapi Sahabat Wisma Sehati Semarang dan Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta. Sementara Surabaya Fever akan melawan Rajawali Bandung dan Merah Putih Predators Jakarta. Kedua tim berlaga pada Sabtu (28/2/2015) dan Minggu (1/3/2015).

Nofik Lukman Hakim