JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sritex Dragons Terus Pompa Semangat Pemain

Sritex Dragons Terus Pompa Semangat Pemain

257
BAGIKAN
Paulin Clara F
Paulin Clara (oren) kini jadi andalan Sritex Dragons Solo seiring menanjakknya permainan pemain yang musim lalu masih berstatus rookie tersebut. Foto : Maksum NF

SOLO – Tugas berat akan dijalani Sritex Dragons Solo pada sisa empat seri kompetisi Indihome Womens National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014/2015. Sudah menelan empat kekalahan dalam dua seri awal, Maharani Adhipuspitasari wajib memperbaiki peforma agar peluang lolos ke Championship Series terbuka.

Latihan saja tak cukup untuk mengalahkan tim-tim besar seperti Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Surabaya Fever dan Sahabat Wisma Sehati Semarang. Dengan materi yang kalah mentereng, semangat juang tinggi terus dipupuk anak-anak Sritex Arena agar mengungguli tim-tim langganan Championship Series itu.

Pada seri II di Surabaya lalu, Pelatih Sritex Dragons Pek King Dhay boleh sedikit tersenyum meski menelan dua kekalahan. Namun dari apa yang ditunjukkan para pemain, Pek King Dhay mengatakan semangat juang tinggi yang diharapkan ada pada anak asuhnya sudah muncul. Tugas untuk memompa semangat para pemain saat sesi latihan bisa lebih mudah.

“Progres dari permainan belum bisa dikatakan bagus. Tapi untuk semangat juang, saya puas dengan apa yang mereka tunjukkan. Ada semangat besar untuk meraih kemenangan pada tiap pertandingan. Itu yang kita perlukan untuk mengalahkan tim-tim yang punya kualitas lebih bagus,” terang Pek King Dhay, Jumat (6/2/2015).

Dari peta persaingan berebut Championship Series, sulit untuk mengalahkan dominasi Tomang Sakti, Fever dan Sahabat. Namun untuk bersaing dengan Rajawali Bandung dan Merah Putih Predators Jakarta, Pek King Dhay yakin timnya bisa melakukannya.

Melihat sisa pertandingan, Sritex Dragons masih punya dua kesempatan bertanding lawan Merah Putih dan Rajawali. Bila empat pertandingan itu bisa dilalui dengan kemenangan, hampir pasti tiket untuk pertarungan empat besar bisa didapat.

“Saya katakan, kesempatan ke Championship Series sangat terbuka. Kalau lihat klasemen, sebenarnya saingan fase grup ini hanya Merah Putih. Tapi kita tidak boleh meremehkan Rajawali. Dari seri satu ke seri berikutnya, mereka terus melakukan perbaikan peforma. Pertandingan sisa lawan dua tim itu tidak boleh ada yang lepas,” tuturnya.

Ada dua pemain yang diharapkan bisa tampil lebih maksimal pada empat seri sisa. Maharani adhipuspitasari yang pulih dari cedera sudah beradaptasi dengan ketatnya kompetisi pada seri II lalu. Pada seri III mendatang, Pek King Dhay yakin mantan kapten Timnas Indonesia itu bisa tampil lebih maksimal.

Marjorice Fedora Tsarine pun diharapkan bisa menampilkan kekuatan yang sebenarnya. Dalam dua seri awal ini, mahasiswa Universitas Surabaya itu baru membukukan 14 poin. Dia diharapkan bisa terus mengumpulkan poin serta jadi leader bagi para pemain muda untuk tampil lebih baik.

“Maharani saat di Surabaya belum maksimal. Mungkin dua laga awal lebih untuk adaptasi. Saya harap di seri III bisa lebih maksimal. Begitu pula dengan para pemain lain termasuk pemain muda yang grafiknya terus naik,” ucapnya.

Seri III di Solo pada 26 Februari hingga 1 Maret mendatang jadi awal perjuangan berat Sritex Dragons. Menghadapi Tomang Sakti, Fever dan Sahabat, Pek King Dhay ingin menyapu tiga laga itu untuk memudahkan jalan di tiga seri berikutnya. Dia mengatakan kesempatan untuk meraih kemenangan di Sritex Arena sangat terbuka asal pemain tampil maksimal.

Nofik Lukman Hakim