JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sukoharjo Kembali Dihajar Hujan Angin

Sukoharjo Kembali Dihajar Hujan Angin

236
BAGIKAN
PERBAIKI ATAP - Warga Dukuh Srebeg Gede Desa Trucuk Kecamatan Trucuk sedang memeperbaiki atap yang diterjang angin kencang, Rabu (2/4). Joglosemar/Angga Purnama
Ilustrasi. Joglosemar/Angga Purnama

SUKOHARJO – Hujan deras disertai angin melanda sebagian wilayah Kecamatan Nguter, Sabtu (8/2). Sedikitnya, 10 rumah dan satu Taman Kanak-kanak (TK) di Kedungsari RT 4/1, Desa Kepuh rusak akibat terjagan angin yang dimulai sekitar pukul 14.30 tersebut.

Camat Nguter, Setyo Aji Nugroho mengatakan, kerusakan rata-rata terjadi pada atap rumah. Seperti genting-genting beterbangan akibat. “Tidak ada korban jiwa. Kerusakannya tidak parah. Ada 10 rumah warga dan satu TK yang gentingnya beterbangan,” ujar Setyo Aji Nugroho, Minggu (8/2/2015) sore.

Setyo Aji menambahkan, pemilik rumah yang terdampak terjangan angin kencang sudah ditangani Badan Penanggulangan Bencana daerah (BBD) dan Muspika Nguter. Termasuk mendapat bantuan seperti terpal dan lain sebagainya. Setyo Aji mengaku belum bisa menaksir nilai kerugian akibat bencana tersebut. Menurutnya data kerusakan dan nilai kerugian kemungkinan baru bisa dipaparkan, Senin (9/2).

“Cuaca akhir-akhir ini memang tidak menentu. Kadang siangnya cerah tapi tiba-tiba hujan dan disertai angin. Untuk itu kami minta warga lebih waspada dan hati-hati,” imbaunya.

Sementara itu, data yang dihimpun dari BPBD Sukoharjo, selain melanda Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, angin kencang juga menumbangkan pohon-pohon di sejumlah wilayah di berbagai wilayah Kota Makmur. Salah satunya di Kecamatan Bendosari tidak jauh dari Patung Jamu atau Rumah Sakit Nirmalsuri, sebuah truk yang melintas tertimpa pohon. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

“Pohon tumbang hampir merata di berbagai wilayah. Seperti di wilayah Kelurahan Gayam, Sonorejo, Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo dan di Kepuh Kecamatan Nguter,” ungkapnya.

Pohon yang tumbang tersebut juga menimpa kabel listrik yang menyebabkan terjadinya pemadaman disejumlah titik. “Proses evakuasi memotong pohon tumbang itu cukup lama. Karena menimpa kabel listrik,” imbuhnya. Sofarudin