JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Sukoharjo Wajibkan Warganya Miliki KTP Elektronik

Sukoharjo Wajibkan Warganya Miliki KTP Elektronik

247
BAGIKAN
 Ilustrasi
Ilustrasi

SUKOHARJO –Sesuai peraturan terbaru masa berlaku KTP reguler akan habis per 31 Desember 2014. Dengan kata lain, mulai tahun 2015, setiap warga wajib memilki KTP-el (KTP Elektronik). Disisi lain, meski sudah mengikuti rekam data tahun 2014 lalu, hingga kini sekitar 66 ribu warga Kota Makmur belum memegang fisik KTP-el. Ironisnya, pemohon KTP-el mulai tahun ini justru bisa langsung dicetak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo, Sriwati Anita mengatakan, pencetaan KTP-el untuk 66 ribu warga itu masih menjadi kewenangan dari pemerintah pusat. Namun hingga kini belum ada kejelasan terkait hal itu. Untuk itu, Pemkab Sukoharjo menerbitkan surat keterangan kependudukan sebagai pengganti KTP-el yang belum tercetak.

“Isinya berkaitan dengan kebenaran bahwa warga sudah melakukan rekam data tapi belum menerima KTP-el. Surat keterangan ini berlaku sebagai pengganti resmi KTP,” kata Anita, Selasa (3/1/2015).

Untuk memperkuati itu, kata Anita, Bupati Sukoharjo juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang sudah disebar ke sejumlah instansi. Dengan begitu, warga pemenang surat keterangan dispendukcapil diharapkan mendapat kemudahan dalam mengurus susuatu yang membutuhkan KTP. Seperti dalam hal melamar pekerjaan, pengajuan pinjaman ke bank dan lain sebagainya.

Dikatakan, saat ini Dispendukcapil sudah menerima mesin cetak beserta 3.192 lembar blangko KTP-el. Namun blanko tersebut juga tidak mungkin untuk mencetak pemohon 2014 lebih dari 66 ribu. Terlebih kebutuhan juga terus meningkat seiring permohonan yang diajukan remaja yang memasuki usia 17 tahun.

“Tapi kita tidak bisa mencetak untuk sekitar 66 ribu warga yang sudah rekam data itu. Kalau kita nekat cetak dari awal, kita juga belum tahu mana yang sudah dicetak pusat, siapa saja yang belum. Karena sampai sekarang masih ada proses pencetakan disana,” terang Anita.

Saat ini, imbuh Anita, Dispendukcapil mengambil kebijakan untuk memproses warga yang mengajukan permohonan KTP-el per Januari 2015 ini. Bahkan, pemohon baru justru bisa langsung dicetak. “Kami mengambil kebijakan, bagi pemohon KTP (yang pencetakan) mulai diserahkan ke kami yaitu mulai januari 2015, bisa langsung kami rekam dan cetak,” tandasnya.

Sofarudin